MERAKIT Guru Terampil, SMKN 5 Kupang Datangkan AHLI dari Australia

Kepala SMKN 5 Kupang, Dra. SAFIRAH Cornelia Abineno (duduk) didampingi Wakasek Kurikulum, HENNY Riberu. Doc. CNC/marthen radja-Citra News.

Pendidikan selalu bergerak maju dan dinamis dari waktu ke waktu. Agar tidak ketinggalan jaman para pendidik terus diasah pengetahuannya melalui Diklat. Aplikasi dari hasil Diklat menghasilkan output berkualitas dengan ketrampilan mumpuni.

Citra-News.Com, KUPANG –  KEPALA DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kadis P dan K Provinsi NTT). Drs.BENYAMIN Lola, M.Pd mengatakan, melalui lembaga pendidikan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa bisa terwujud.

Menurut dia, guru atau tenaga pengajar yang merupakan bagian penting dari pelaksanaan pendidikan perlu diasah kemampuannya. Terutama guru kejuruan sehingga dia mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan perkembangan jaman.

Pendidikan dan pelatihan (Diklat) adalah salah satu bentuk peningkatan mutu guru dalam melaksanakan pengajaran. Hasil dari Diklat peningkatan kompetensi guru kejuruan ini diharapkan bisa diaplikasikan melalui proses pembelajaran di sekolah. Sehingga sekolah bisa menghasilkan out put (tamatan) yang memiliki pengetahuan (scince) dan ketrampilan (skill) sesuai dengan kebutuhan jaman.

Kadis BENYAMIN Lola, memberikan sambutan saat Pembukaan Diklat di SMKN 5 Kupang, Senin 21 Oktober 2019. Doc,CNC/marthen radja-Citra News

Demikian Benyamin dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) kompetensi guru kejuruan di SMKN 5 Kupang, Senin 21 Okrober 2019.

Kegiatan Diklat yang digelar khusus melibatkan guru-guru kejuruan atau Komli (kompetensi keahlian) ini, mengukutsertakan guru dari Komli TAV, TITL, Multimedia, dan TESHA yang ada di SMKN 5 Kupang.

Kehadiran Sang Kepala Dinas P dan K Provinsi NTT ini, bagi civitas akademi SMKN 5 Kupang adalah anugerah sekaligus berkat. Betapa tidak. Ditengah tuntutan globalisasi yang menghendaki tuntutan mutu guru dan siswa, pemerintah memberikan ruang kepada pemerhati pendidikan untuk membagi ‘berkat’.

Kepala Sekolah (Kasek) SMKN 5 Kupang, Dra. SAFIRAH Cornelia Abineno mengatakan, momentum Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan di SMKN 5 Kupang ini, bagi kami adalah anugerah sekaligus berkat.  Karena nara sumber, Profesor APRISON Ratu mau membagikan berkat pengetahuan yang dimilikinya kepada guru-guru Komli yang ada di SMKN 5 Kupang.

“Kami memberikan apresiasi dan sangat berterima kasih kepada nara sumber, bapak Prof. Aprison Ratu yang sudah membagi berkat untuk kami guru-guru di sekolah ini. Melalui Diklat ini para guru Komli dapat mengaplikasikannya melalui proses pembelajaran. Tujuannya agar sekolah ini bisa menghasilkan output (tamatan) yang terampil,”ungkap Safirah.

Sembari menambahkan, kepada Kadis P dan K Provinsi NTT Kasek Safirah menyampaikan terima kasih yang tulus. Karena atas perkenaannya bisa membuka kegiatan Diklat ini sekaligus telah melihat dari dekat kondisi SMKN 5 Kupang.

Suasana Pembukaan Diklat di SMKN 5 Kupang, Senin 21 Oktober 2019. Doc.CNC/marthen radja-Citra News.

Menjawab wartawan pentingnya pelaksaaan Diklat dimaksud, Kasek Safirah diampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kutikulum HENNY Riberu menjelaskan, Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan di SMKN 5 Kupang dilaksanakan selama 50 jam. Atau selama 5 hari terhitung tanggal 21-25 Oktober 2019. Dengan anggaran dana murni dari sumbangan orangtua siswa (dana Komite)  dan subsidi dari peserta Diklat.

Setelah selesai Diklat, beber Safirah, diharapkan peserta tenaga pendidik dari komptensi keahlian TAV, TITL, Multimedia, dan TESHA yang ada di SMKN 5 Kupang dapat meningkatkan kompetensi ketrampilan guru dalam perancangan, perakitan, dan pemrograman dengan Mikrontoler Arduino UNO serta Mikro processor. Sehingga dapat mengaplikasikan dalam proses pembelajaran dalam upaya menghasilkan output yang trampil.

Kadis BENYAMIN Lola berkesempatan mengunjungi Komli Teknik Kelistrikan dan Teknik Bangunan di SMKN 5 Kupang. Doc.CNC/marthen radja-Citra News.

Menjadi Narasumber tunggal di kegiatan Diklat ini adalah Profesor APRISON Ratu dari Lembaga International Information Technology Australia. Sedangkan peserta Diklat adalah para guru dari 4 (empat) kompetensi keahlian (Komli) masing-masing TAV, TITL, Multimedia, dan TESHA berjumlah 17 orang guru dari SMKN 5 Kupang.

Pantauan citra-news.com usai membuka kegiatan Diklat, Kadis Benyamin melakukan kunjungan ke beberapa laboratorium (ruang praktek siswa). Diantaranya.ke ruang Komli Teknik Listrik dan Teknik Bangunan.

Di ruangan Komli yang menjadi urat nadi perakitan tenaga listrik dan ahli bangunan itu, Kadis Benyamin terlihat mengagumi peralatan canggih namun telah kadaluwarsa yang dimiliki SMKN 5 Kupang.

“Mesin yang ada ini memang canggih tapi sama saja kalau tidak berfungsi. Agar ada pemasukan bagi sekolah iya dilelang saja. Tapi sebelumnya didata semua asset dari sekolah ini yang tidak berfungsi dan dikirim ke Dinas Pendapatan dan Asset Provinsi NTT,”kata Kadis Benyamin setelah mendapat penjelasan dari guru RAMADAN Rani, SPd.

Menurut Kasek Safirah, mesin potong yang sudah tidak berfungsi maksimal ini ada sejak masih Sekolah Teknik (ST) yang setara dengan SMP. Walau demikian Kadis Benyamin berharap tidak diperjualbelikan secara bebas. Mesin dan peralatan lain yang kurang berfungsi itu didata dan dimasukkan ke Dinas Pendapatan dan Asset Pemprov NTT. Sehingga bisa diketahui berapa jumlahnya dan mau diapakan asset yang ada ini, kata Benyamin. +++ marthen/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *