Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

AMBURADUL Infrastruktur di Destinasi Wisata FATUMNASI

CitraNews

Di wilayah Kecamatan Fatumnasi Kabupaten TTS Provinsi NTT terkenal dengan keindahan perbukitan batu marmer. Wisata alam ini tentunya  akan memantik wisatawan. Sehingga untuk pengembangan obyek wisata alam Fatumnasi tersebut, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Parekrat mengalokasikan sejumlah dana APBD Provinsi untuk penyediaan destinasi estate. Diantaranya membangun Sarpras utilitas dan juga cottage dan restaurant.

Baca Juga :  SUMUR Bor Formula Tepat Atasi KEKERINGAN

Mirisnya pelaksanaan pembangunan satu unit Restaurant and Bar serta 4 (empat) unit cottage, baru memulai pekerjaannya awal Desember 2019. Padahal konon anggarannya sudah dicairkan yakni sebesar Rp 1, 250 miliar.

MATHEOS Anin di lokasi proyek (kiri) dan Kondisi  terakhir Proyek pembangunan Cottage dan Restauran di Destinasi Wisata Alam Fatumnasi Kabupaten TTS Provinsi NTT. Doc.CNC/jor tefa-Citra News.

Ketua Kelompok Sadar Wisata ISU FAENMAN, Matheos Anin kepada awak citra-news.com  di Desa Fatumnasi, Kamis 05 Desember 2019 menjelaskan, kelima unit Sarpras yang ada ini sudah dilakukan peletakan batu pertama pada tanggal 28.Agustus 2019.

Baca Juga :  Menjemput PAD dari ASET Terlupakan, Kadis DORIS RIHI Turun Langsung

“Dalam kontrak mestinya pekerjaan ini selesai per 15 Desember 2019. Akan tetapi kami mengalami kesulitan yang berarti. Diantaranya selama periode pelaksanaan wilayah ini diterpa kekeringan sehingga sulit mendapatkan air,”ungkap Anin.

Baca Juga :  REHAB Ringan GEDUNG Songsong ‘Wajah Baru’ DPRD NTT

Akan tetapi, sambung Anin, kendala yang demikian ini sesungguhnya bisa diatasi jika RABS-nya tidak dirubah oleh Dinas Parekraf Provinsi NTT. Oleh karena RABS berubah maka praktis proses pekerjaan terlambat. Padahal material semuanya sudah disiapkan oleh masyarakat.