Terkenal SEMRAWUT Bupati ROBY Merubah TPI Jadi PPT

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) adalah salah satu potret kesemrawutan yang ada di Kota Maumere. Tidak adanya perhatian dari pemerintah sebelumnya soal penataan kota, sehingga saat ini menjadi pekerjaan tambahan bagi Bupati ROBY Idong.

Maumere, citra-news.com – SAMPAH berserakan dimana-mana dan genangan air limbah menyisakan aroma tak sedap menyumbat hidung. Begitu kiranya kesan minor yang didapat setelah memasuki area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Maumere.

TPI yang selama Sosimus Mitang dan Ansar Rera jadi Bupati Sikka,jauh dari perhatian itu kini menggelitik sanubari Bupati ROBY Idong. Betapa tidak. Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo Idong, S.Sos.M.Si atau biasa disapa ROBY Idong, pada Jumat 28 September 2018 menggelar Acara  Launching.

Sudah tentu mengundang perhatian khalayak di ‘pasar mini’ itu. Didampingi sang istri, Maria Cahyani Idong,  Bupati Roby pun memantau area yang dipadati papalele ikan dan sayur-sayuran itu. Hampir pasti kondisinya seperti yang dulu. Kumuh, semrawut, jorok,  dan berbau pesing masih mewarnainya.

Menghadapi fakta yang ada Bupati Roby harus ‘putar otak’ untuk kembali menata. Caranya? Lokasi yang selama ini menjadi TPI plus ‘pasar mini’ itu, dia merubahnya menjadi Pasar Pagi Terbatas (PPT). Artinya aktivitas pasar hanya berlangsung dari pukul 06.00 hingga pukul 09.00 Wita atau hingga pukul 10.00 Wita pada hari Minggu. Di luar jam-jam itu tidak boleh ada aktivitas jual beli di arena ini.

“Mulai hari ini warga boleh berjualan atau berbelanja apa saja disini. Mulai hari ini juga aktivitas pasar dibatasi oleh waktu. Aktivitas pasa dilakukan pada pukul 6 hingga pukul 9 atau pukul 10 pagi pada hari Minggu. Di luar dari jam-jam itu tidak ada lagi aktivitas jual beli di arena TPI,”tegasnya.

Dia menambahkan, terobosan ini kami karena tuntutan dari kebutuhan masyarakat. Sehingga harus dilakukan penataan kembali area yang ada, guna memberikan rasan aman dan nyaman                                                                                      bagi pengunjung. Upaya penataan ini juga demi kebaikan kita bersama. Karena kota yang bersih dan indah akan menyisakan kenangan tersendiri,ungkap Roby.

TPI menjadi Titik Star bagi Bupati ROBY dalam melakukan Penataan Lingkungan Kota Maumere. TPI juga menjadi lokasi istimewa karena menjadi tempat umum pertama yang dikunjungi Bupati Roby pasca dilantik 20 September 2017. Belum usia seminggu masa tugas Bupati Roby menggelar acara Launching. Terkandung makna acara ini digelar sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Sikka dalam menatakelola pembangunan perkotaan. Sekaligus memberikan motivasi bagi masyarakat untuk membangun perekonomian yang mengarah pada peningkatan kesejehtaraan.

“Beginilah cara kami ‘pemimpin barumu’ memimpin. Kami tidak ingin bekerja karena ada apa-apanya. Tapi kami bekerja ada adanya demi mewujudkan kesejahteraan rakyat. Karenanya dalam eksistensi ke depannya kami akan terus menerus mengevaluaSi PPT ini. Dan memperbaikinya sedikit demi sedikit. Sehingga suatu saat kelak kita akan menemukan format yang pas bagi semua orang,”tandasnya.

Acara launching yang terpusat di bilangan Jl. Bandeng Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka ini, ditandai dengan pelepasan balon yang terlilit kain dengan tulisan PASAR PAGI TERBATAS. Balon warna-warni itu diterbangkan angin seakan membawa pesan ke seluruh pelosok masyarakat di Nian Tana Sikka kalau TPI sudah berubah nama menjadi PPT.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Sikka, Drs. Ec.Bajo Carolus Boromeus menjelaskan acara launching ini didasarkan atas Surat Keputusan (SK) Bupati Sikka Nomor 267/HK/2018 tentang Pasar Pagi Terbatas. Didalam  SK tersebut dijelaskan aktivitas PPT tersebut diselenggarakan setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 08.30 Wita. Kecuali pada hari Minggu ativitas pasar dari jam 06. 00 hingga jal 10.00 Wita. Diluar dari jam-jam tersebut tidak boleh ada aktivitas jual beli di arena TPI.

Untuk mengatur dan menata arena PPT itu diperintahkan Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka untuk mengurus parkir dan kelancaran lalulintas kendaraan keluar/masuk kawasan TPI. Sedangkan Satpol PP bertugas menjamin keamaman dan ketertibannya. Dan Bagian Ekonomi bertugas memonitor dan melaporkan setiap potensi perbaikan untuk dilakukan pengembangannya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Sikka Gregorius Nago Bapa, Dan Lanal Maumere, Kolonel  Marinir Sumantro, Dandim 1603/Sikka, Letkol (Inf) Sugeng Prihatin, S. Sos.M.Sc. M.Tr (Hanla), Sekda dr.Valens Sili Tupen, M.KM,  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Constantinus Tupen, SH, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dr. Delly Pasande. Juga semua pimpinan OPD, BUMN, dan Lembaga Koperasi. +++ amor/cnc

Reporter : Armando WS

Editor : marthen radja

Gambar : Tampak Bupati Sikka ROBY Idong (tengah) dan Delly Pasande (kanan) bercengkerama dengan pedagang ikan di TPI Maumere, Jumat 28 September 2018.

Foto : doc. Armando WS/CNC

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *