Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

SMA/SMK Negeri Jadi SASARAN Bidik Sumber Baru PAD

Ada dua hal pokok yang terkandung dalam belajar. Yakni ada kemampuan untuk berbuat sesuatu. Jadi ada ketrampilan disana. Guru mengajarkan ketrampilan dan dilatih trampil membuat sesuatu. Dan hal kedua, ada kesempatan untuk berusaha. Setelah tamat sekolah anak memiliki ketrampilan tertentu sehingga bisa berwirausaha.

Nah, dengan potensi yang dimiliki sekolah ini maka ada prospek penghasilan. Dari penghasilan yang bersumber dari kompetensi yang dimiliki inilah sebagiannya untuk kebutuhan sekolah. Dan sebagiannya disumbangkan untuk peningkatan PAD kita. Sehingga wajar kalau sekolah negeri (SMA/SMK) mendapat porsi sumbangan ini.

Menjawab besaran sumbangan PAD dari sekolah dimaksud, Benyamin menyebutkan   permintaan untuk tahun 2020 jumlahnya meningkat fantastis. Yakni sebesar Rp 970-an juta dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 79 juta dari target Rp 70 juta.

Baca Juga :  MEDIA Massa Mendorong SEMANGAT Kami Membangun

Drs. BENYAMIN Lola, M.Pd saat diwawancarai awak media di Kupang, Provinsi NTT, Senin 03 Pebruari 2020. Doc.CNC/marthen radja-Citra News.

Dari sekian lama sekolah negeri ini dibangun pemerintah dilengkapi dengan sarana prasarana (Sarpras) dan fasilitas yang memadai. Untuk operasional dan biaya pemeliharannya pun dijamin pemerintah dengan biaya ratusan juta bahkan milaran.

Baca Juga :  KUPANG Smart City Untuk PEREMPUAN Penyintas KEKERASAN Songsong Masa DEPAN Penuh HARAPAN

“Pemerintah provinsi meminta sumbangan untuk PAD dari sekolah karena ada dasarnya. Pemerintah sudah kasih peralatan, juga biaya operasional dan perawatan. Dan dari pemanfaatakan peralatan yang ada bahkan sudah menghasilkan pendapatan. Ada pendapatan kepala sekolahnya diam-diam saja. Tapi giliran pemerintah meminta sumbangan lalu kepala sekolahnya berkeberatan, ini kan lucu,”kata Benyamin.

Baca Juga :  Walikota CHRISTIAN Widodo Memaknai PAWAI TAKBIR Sebagai PERJALANAN Batin dan Simbol HARMONI

ANEH Kepala Sekolah Menyatakan Tidak Bisa Sumbang