Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

Peran Ganda TNI di Perbatasan NKRI-RDTL

CitraNews

Latihan PBB oleh anggota TNI Pos Lookeu bagi anak SD Lookeu di Kecamatan Tasifeto Barat kabupaten Belu Provinsi NTT. Doc. Letda Chk. Kadek D. Muliantara, SH/ marthen rada/citra-news.com

Hampir pasti masa pandemi COVID-19 pelaksanaan pendidikan di tanah air mengalami kondisi yang serba tidak menentu. Cita-cita menuju Indonesia Cerdas akan pupus jika wabah Covid -19 terus mendera. Solusinya?

Citra-News.Com, ATAMBUA – MENGISI kevakuman pelaksanaan tatap muka kegiatan belajar mengajar di sekolah semua sekolah diwajibkan negara melaksanakan belajar di rumah (BDR). Semua tingkatan pendidikan melayani pendidikan melalui sistem belajar Dalam Jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring).

Baca Juga :  DUBES Thailand JAJAKI Kerjasama PARIWISATA di NTT

Akan tetapi dua model pembelajaran ini dipastikan tidak optimal dilaksanakan oleh akibat terbentur beberapa kendala internmal. Dengan kondisi geografis di tanah air yang berpulau-pulau menjadikan fasilitas pendukung seperti jaringan internet dan juga jaringan listrik pun terbatas.

Baca Juga :  Kota Kupang Terima Penghargaan API 2020 Kategori Destinasi Belanja Terpopuler

Menjawab tantangan yang ada TNI di perbatasan negara antara NKRI dengan RDTL, harus berperan ganda. Selain berperan utama sebagai pasukan pengamanan wilayah teritorial juga melebur diri (manunggal, red) ke tengah masyarakat dengan aneka kegiatan. Salah satui diantaranya adalah menjadi tenaga pendidik (guru) bagi anak sekolah dasar di desa-desa pendalaman di wilayah Timor Barat Indonesia.