PERTAMA di Indonesia DPW IMO NTT Helat Webinar Prokes COVID-19

Penjabat Bupati SABU Raijua Provinsi NTT,  Ir. FERDY Kapitan, M.Si wajibkan warga taat 3M saat coblos di Pilkada Serentak pada tanggal 9 Desember 2020. Doc. marthenradja/citra-news.com

Penjabat Bupati Sabu Raijiua yakin hingga hari H pencoblosan di Pilkada Serentak tanggal 9 Desember 2020 warga pemilih di Kabupaten Raijua terdekteksi negatif pandemic Covid-19. Indikatornya?

Citra-News.Com,KUPANG ­- KETUA UMUM Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Media Online (DPP IMO) Indonesia, YACUB Ismail memberikan atensi luar biasa kepada DPW IMO NTT. Pasalnya, Dewan Pimpinan Wilayah IMO Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menempuh langkah cerdas menghelat agenda nasional Pilkada Serentak tahun 2020 melalui virtual converence (Vicon).

“Selaku Ketua Umum saya bangga atas kerja cerdas dari teman-teman DPW IMO NTT. Ini merupakan pertama kalinya di Indonesia. Karena belum ada pihak manapun yang melakukan kegiatan akbar seperti ini. Kegiatan yang tematik dan menggugah para pihak yang terlibat dalam politik demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020,”tegas Yakub dalam sambutan pembukaan webinar, Sabtu,28 November 2020. Menurut dia, momentum politik demokrasi Pilkada Serentak secara nasional diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2020. Uniknya diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19 dalam mana hampir sebagian besar wilayah penyelenggaraan Pilkada Serentak ini, terdampak pandemi Covid-19.

“Saya yakin momentum seperti ini besar kemungkinan tidak akan terulang kembali di Pilkada Serentak pada tahun-tahun berikutnya. Karena upaya-upaya pencegahan terus gencar dilakukan oleh semua pihak. Karena itu bagi kami  pengurus di DPP IMO Indonesia apa yang dilakukan teman-teman IMO NTT ini sangat edukatif, bermartabat, dan cukup berkualitas,”demikian Yakub dalam evaluasi  hasil webinar bertajuk, Kesiapan Protokol Kesehatan di Tengah Pandemic Covid-19 pada Pilkada Serentak Tahun 2020, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu malam 29 November 2020.

Menurut Ketua DPW IMO NTT,  RONNY Banase, meski persiapan panitia pada H-3 pelaksanaan webinar namun membuahkan hasil yang cukup maksimal. Bahwa Pilkada Serentak di Provinsi NTT terdapat 9 (sembilan)  kabupaten. Akan tetapi terlibat aktif sebagai narasumber  ada 4 (empat) penjabat Bupati.

“Menjadi narasumber di webinar ini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IMO NTT secara acak memilih 4 (empat) kabupaten saja.  Ya,  karena NTT provinsi kepulauan,  kita pilih keterwakilan antarpulau. Masing-masing Kabupaten Ngada mewakili Pulau Flores, Kabupaten Sumba Barat mewakili Pulau Sumba. Sementara dari Pulau Timor bagian Barat diwakili Kabupaten Belu, serta Kabupaten Sabu Raijua,”beber Rony.

Kika : Drs. Benyamin Lola, M.Pd dan KBP JOHNY Siahaan.

Dia mengatakan, pertimbangan geopolitik berkepuluan ini menjadikan warna politik demokrasinyapun berbeda-beda. Sehingga menjadi narasumber dalam webinar bermartabat ini mewakili gugus pulau di Provinsi NTT. Untuk Flores diwakili Penjabat Bupati Ngada, LINUS Lusi. Penjabat Bupati Sabu Raijua,  FERDY Kapitan. Sementara daratan Sumba ada 2 kabupaten Pilkada yakni Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Timur, namun di webinar ini diwakili Penjabat Bupati Sumba Barat,  SEMUEL Pakereng. Dan mewakili Timor (Timor Barat Indonesia) adalah Penjabat Bupati Kabupaten Belu,  ZAKARIAS Moruk.

Ada 9 (sembilan) kabupaten Pilkada serentak di Provinsi NTT. Meliputi Kabupaten Manggarai Barat,  Manggarai, Ngada, Malaka,  Belu,  dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Serta Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat,  dan Kabupaten terselatan Indonesia yakni Kabupaten Sabu Raijua atau dikenal dengan sebutan Pulau Sejuta Lontar.

Menariknya, sambung RONNY,  Kabupaten Sabu Raijua yang punya segudang potensi wisata alam berupa bukit batuyang dinamai Kalabha Madja atau Telapak Kaki Gajah Mada itu, hingga saat ini berada pada Zona Hijau.

Sabu Raijua satu-satunya dari 22 kabupaten/kota se-Provinsi NTT luput dari wabah corona virus desease 2019. Sebagai wilayah yang pernah dijejaki Presiden RI Joko Widodo (Enam nama Presiden RI sebelumnya tidak pernah berkunjung ke SabuRaijua). Dan bahkan dari Negeri Para Dewa inilah Presiden Jokowi  pertama kali mengenakan busana tenunan khas NTT asal Sabu Raijua pada Sidang Istimewa MPR/DPR RI di Istana Negara, tanggal 14 Agustus 2020, terang Ronny.

Kika : Drs. ZAKARIAS Moruk, MM dan THOMAS Dohu, S.Hut, M.Si

Penjabat Bupati Sabu Raijua,  Ferdy Kapitan menyatakan kesiapan Prokes Covid-19 songsong Pilkada di Kabupaten SabuRaijua, berjalan lancar,  aman, dan terkendali.

“Selaku Penjabat Bupati SabuRaijua saya turut berbangga sekaligus berucapterima kasih kepada DPP IMO Indonesia danDPW IMO NTT yang menghelat webinardalam topik yangsangat kekinian. Dimana sebagian warga dunia mengalami wabah Corona-19,” ungkap Ferdy Kapitan.

Dia menambahkan, selama bertugas di Kabupaten Sabu Raijua hingga digelarnya webinar ini,  TIDAK ada satu warga Sabu Raijua pun berstatus positif Corona-19.

“Segenap warga masyarakat di Kabupaten SabuRaijua berada di Zona Hijau. Saya yakin kondisi ini tetap berlanjut hingga tanggal 9 Desember 2020 dimana warga pemilih menggunakan hak pilihnya di masing-masing TPS,”tegas Kapitan.

Walau kami di Sabu Raijua pada Zona Hijau,  lanjut dia,  kesiapan fasilitas pelindung keselamatan diri setiap pemilih sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Saat kampanye para Pasangan Calon (Paslon) maupun massa pendukung tetap taat 3M, Menggunakan Masker-Mencuci Tangan-Menjaga Jarak (socialdistanching). Ditambah lagi dengan sosialisasi dari pihak KPU dan BAWASLU akan memperkuat ketahanan warga pemilih untuk tidak ragu-ragu menggunakan hak pilihnya di TPS, imbuh dia.

Di Kabupaten Belu Sembilan Camat Non Jobkan

Senada dengan Ferdy,  Penjabat Bupati Belu,  Zakarias Moruk saat webinar mengatakan,  menyambut Pilkada di Kabupaten Belu semua elemen masyarakat taat pada protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hanya saja, kata dia, ada beberapa hal yang dipandang BAWASLU sebagai pelanggaran. Nah, untuk hal ini sebagai pemerintah sudah kami lakukan ‘terapi’ ASN yang terlibat politik praktis.

“Selaku penjabat bupati kami telah menonjobkan9 camat yang terlibat politik praktis. Dimana kedapatan turut aktif berkampanye ubtukbPaslon tertentu. Persoalan itu sudah dalam penanganan Komisioner ASN, “tandanya.

Adapun para pemangku kebijakan yang turut ambil bagian sebagai narasumber saat webinar masing-masing,  Penjabat Bupati Sabu Raijua, Ir. Fredi Kapitan, M.Si; Penjabat Bupati Ngada, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd.; Penjabat Bupati Sumba Barat, Drs. Samuel Pakereng; Penjabat Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, M.M.

Kika : Drs. SEMEL Pakereng dan PETER Untaya

Selain 4 (empat)  narasumber Penjabat Bupati tersebut diatas, juga Ketua KPU dan Ketua BAWASLU Provinsi NTT,  yakni Thomas Dohu, S.Hut, M.Si dan Thomas Mauritius Jawa. Berikut, Gubernur NTT diwakili Asisten Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Drs. Benyamin Lola, M.Pd. Mewakili Danrem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI SAMUEL Petrus Hehakaya adalah PETER Untaya. Serta Dir Samapta Polda NTT, JHONY Siahan mewakili  Kapolda NTT.

Dalam webinar rapat evaluasi Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub Ismail mengimbau pengurus DPP dan DPW serta seluruh anggota IMO-Indonesia untuk dapat mengambil bagian berperan aktif mengkawal jalannya Pilkada pada 9 Desember mendatang.

“Mari bersama kita dapat kawal penerapan protokol kesehatan pilkada serentak serta turut menyukseskannya dengan menjaga suasana tetap kondusif di wilayah masing-masing. Semoga apa yang menjadi giat IMO-Indonesia di seluruh wilayah menjadi manfaat positif sebagai upaya preventif dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini. Sehingga suksesnya Pilkada serentak yang kita harapkan dapat berbanding lurus dengan kesehatan seluruh masyarakat dalam pelaksanaannya nanti. Kesuksesan Pilkada adalah kesuksesan kita bersama,” imbuh Yakub. +++ citra-news.com/imontt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *