Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Dari SOPIA hingga Mesin VNS, Begini Penjelasan NAZIR Abdullah

CitraNews

Menurut Nazir sebagai dinas teknis yang punya Tusi (tugas pokok dan fungsi) membantu masyarakat meningkatnkan perekonomiannya, pihaknya juga berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi sebagai leading sector  gerakan Tanam Jagung Panen Sapi.

“Kita tidak tidak bisa lagi kerja sendiri-sendiri, kita harus bangkit bersama membangun rakyat NTT menuju hidup yang lebih baik, mandiri dan sejahtera. Karena itu untuk mensuskseskan gerakan TJPS ini dari Dinas Perindag Provinsi NTT berinovasi membuat mesin  potong rumput dan hijauan makanan untuk ternak. Kami punya mesin yang kami beri nama VNS (Victory National Strong) sebagai mesin copper,”jelas dia.

Jadi untuk mendukung gerakan TJPS, lanjut dia, Dinas Perindag Provinsi NTT menyediakan mesin pakan ternak. Saat bergelimangnya hijauan makanan ternak saat ini termasuk limbah jagung dari TJPS ditampung pada sillage dimana ditempatkan mesin VNS. Sebagai pengelola mesin VNS adalah dengan mendayagunakan tenaga kerja honorer provinsi.

Baca Juga :  KUPANG Smart City KABAS HOAX Siap Jadi KOTA NYAMAN

“Mesin VNS ini kerjanya hanya memotong limbah jagung dan hijauan makanan ternak. Produk pakan ini kemudian ditampung dan akan dimanfaatkan sebagai makanan ternak pada musim paceklik. Yaitu pada musim kemarau dimana masyarakat petani ternak selalu mengeluhkan soal kesulitan pakan. Iya dengan kata lain mesin VNS mengatasi masalah pakan menjadi tidak bermasalah,”ungkap Nazir.

Baca Juga :  Wouw, Bank NTT Ajak Ngopi Bareng di Gebyar KKB FREE DP On The Street

Dia menambahkan, pada tahun 2021 pemerintah menyiapkan 5 (lima) unit mesin copper VNS. Juga menjadi lokasi produksi pakan ternak.  Salah satunya di Desa Pantulan Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang. Pada tanggal 22 Maret 2021 mesin VNS ini akan diujicobakan langsung oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Sedangkan lkauncing product-nya direncakan pada April 2021 di UPT Logam dan Alsintan Dinas Perindag Prov.NTT. +++ marthen/citra-news