UPG 1945 Segera MEWISUDA 751 Calon Sarjana

UPG 1945 Kupang menerapkan ketentuan usia akademik mahasiswanya tidak lebih dari 4 tahun. Antara 3 sampai dengan 3,6 tahun mahasiswa harus siap diwisuda. Jika tidak maka mahasiswa bersangkutan dinyatakan DO (drop out). Itu artinya lebih dari batas maksimum 5 tahun, bukankah dinamai ‘mahasiswa abadi’?

Kupang, citra-news.com – REKTOR UNIVERSITAS Persatuan Guru (UPG) 1945 Kupang, DAVID Selan, SE, mengatakan jumlah mahasiswa UPG 1945 yang segera diwisuda sebanyak 751 orang.

“Kali ini UPG 1945 melakukan wisuda Angkatan ke-2, yang semula direncanakan tanggal 26 April 2019. Namun setelah koordinasi antar pimpinan dengan para pemangku kepentingan dalam hal ini Menristek RI dan Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah VIII, waktunya bergeser ke tanggal 3 Mei 2019,”jelas David saat ditemui citra-news.com di Kampus UPG 1945 Kupang Timor-NTT, Senin, 15 April 2019.

Menurutnya, ke-751 calon sarjana yang siap dikukuhkan itu berasal dari 11 program studi (Prodi) dan tersebar di 5 Fakultas yang compatible (cocok) dengan tuntutan jaman. Diantaranya dari Fakultas Hukum, Ekonomi dan Manajemen, Pertanian, dan Fakultas KIP (Keguruan dan Ilmu Pendidikan). Lebih dari itu kelima fakultas yang ada ini telah mengantongi Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dengan 90 persen kategori B.

Diketahui, pihak BAN PT tidak sekadar memberikan legitimasi ke UPG 1945 ini, setelah menelisik sejumlah persyaratan. Iya yang berkaitan dengan jumlah siswa, jumlah dosen apakah sesuai dengan kualifikasi bidang ilmu atau tidak.

Berikut, terkait akademi atau proses kegiatan belajar mengajar (KBM) yang disiapkan apakah sesuai dengan standar atau tidak. Jika sesuai dengan scor bobot BAN PT yang dianalisa sesuai standar minimal maka dilakukan yang namanya  assessor lapangan. Dan Hasilnya sangat obyektif dan factual karena secara online. Dimana keluar dengan Akreditasi kategori B.

Jadi hasil yang kita dapatkan ini, tegas David, bukan sekadar karang mengarang atau pamer tanpa pamor. Karena faktualnya dimana sarana prasarana gedung kuliah yang representative, ruang belajar serta system layanan aplikasi yang berstandar, serta para dosen yang berkualitas. “Ada 118 tenaga dosen kita yang sangat capable di bidangnya masing-masing. Kami disini tidak  ada dosen S1. Semuanya rata-rata bergelar Master (S2) dan Doktor  (S3),”tegas dia.

Nah dengan semua kriteria inilah, ungkap David, menimpuk hasil bahwa semua Fakultas di UPG 1945 dengan Akreditasi B. Ini membanggakan kami sekaligus memotivasi kami untuk terus melakukan inovasi-inovasi sehingga bisa menghasilkan mutu output yang berdaya saing,”ucap David dan diamini Ketua Yayasan UPG 1945, Samuel Haning, SH, MH saat ditemui di Kampus UPG 1945 Kupang, Kamis 14 Maret 2019 lalu.

David juga mengakui UPG 1945 Kupang merupakan peralihan dari Universitas PGRI. Kita belajar dari pengalaman baik sebelumnya dimana sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Provinsi NTT. “Ke depannya kami terus berupaya dengan bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas sesuai dengan apa yang sudah dikatakan bapak ketua yayasan, dalam kerangka  meningkatkan pelayanan pendidikan menjadi lebih baik dari hari kemarin,”tandasnya.

Menjawab fakultas favorit yang dimiliki UPG 1945, David menyebutkan, adalah FKIP khususnya Prodi PJKR (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Rekreasi). Dikatakan ‘Favorit’ karena

Panitia Siap Kerja Tuntas

Ketua Panitia Wisuda Angkatan ke-2 UPG 1945, ULY J. Riwu Kaho, SP,M.Si menambahkan, untuk mensukseskan kegiatan akbar itu pihak panitia telah melakukan banyak hal. Diantaranya mendata dan memferivikasi semua administrasi yang dibutuhkan.

“Terdata sebanyak 751 mahasiswa yang siap diwisuda. Dengan admiministrasi yang sudah                   rampung veifikasi, sudah lengkap dan juga sudah terkonfirmasi dengan pihak Dikti. Bahkan penomoran ijazah atau Nomor Seri mahasiswa calon sarjana sudah diterbitkan,”beber Uly.

Wakil Rektor III itu menambahkan, pengerjaan logistic sudah dilakukan pihak panitia. Terkait ijazah dan transkrip nilai  sesuai tuntutan SOP (standar operasional prosedur). Dimana pada hari ‘H’ wisuda mahasiswa tidak hanya acara ceremonial. Tapi pada saat itu juga wisudawan/wisudawati langsung menerima ijazah dan Transkrip nilai.

Dikatakan Uly dan juga diamini Sekretaris Yayasan UPG 1945 Kupang, DARMANTO F. Kisse, SP, MP, nantinya pada hari ‘H’ wisuda yakni pada tanggal 3 Mei 2019, acara ceremonialnya dilakukan dalam dua sesi. Yaitu Sesi Pagi dan Siang.

“Ini pertimbangan soal kenyamanan saja. Kapasitas ruang Aula yang rencana kita pakai adalah Aula El Tari Kupang, akan bisa menampungnya. Namun sangat tidak elok kalau dilakukan  dalam satu sesi saja. Dengan jumlah 751 calon wisudawan plus orantua/wali pendamping serta undangan lainnya maka sangat tidak nyaman,” ungkap Uly. .+++ marthen/citra-news.com

Gambar : Foto bersama dari kiri ke kanan (Kika) DARMANTO F. Kisse, SP, MP; DAVID Selan, SE, MM; dan ULY J. Riwu Kaho, SP,M.Si di ruang kerja Ketua Yayasan UPG 1945 Kupang-Timor NTT, Senin 15 April 2019

Foto : Doc. CNC/marthen radja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *