Para LURAH Segera DATA Warga Yang BELUM Vaksin

Illustrasi Walikota Kupang. JEFRI Riwu Kore menargetkan hingga Oktober 2021 sudah 70 persen warga Kota Kupang divaksin.. Doc.citra-news.com/istimewa.

Meskipun sudah turun status, dari PPKM Level 4 ke Level 3, Wali Kota mengimbau seluruh warga Kota Kupang untuk tetap waspada, dengan mentaati Prokes serta mengikuti vaksinasi.

Citra-News.Com, KUPANG – WALI KOTA Kupang, Dr. Jefirstson (JEFRI) R.Riwu Kore, MM, MH memerintahkan para lurah dan camat se-Kota Kupang untuk segera mendata warga yang belum divaksin dalam satu dua hari ke depan.

Arahan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Covid19 di Kota Kupang yang berlangsung secara virtual di Kupang, Senin 13 September 2021.

Wali Kota dalam arahannya mengatakan, pemerintah akan menargetkan 10 ribu warga yang belum divaksin. Oleh karena itu data warga yang belum divaksinmenadi tanggung jawab tiap-tiap kelurahan untuk nantinya dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kota Kupang agar diatur jadwal vaksinasinya di tiap kelurahan.

Wali Kota mengakui saat ini Pemkot Kupang memiliki persediaan vaksin Astra Zeneca yang harus segera dimanfaatkan. Untuk itu masing-masing kelurahan akan dijatah 250-300 warga untuk divaksin baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua.

Mengutip siaran pers dari Bagian Humas Setda Kota Kupang yang diterima portal berita citra-news.com, Senin 13 September 2021, bahwa jadwal vaksinasi akan dimulai pada Rabu 15 September 2021.

Untuk itu para lurah dan camat diminta memberikan edukasi kepada warga bahwa vaksin aztra zaneca aman untuk digunakan.

Selain warga masyarakat umum, Wali Kota juga menegaskan kepada para pimpinan perangkat daerah untuk memastikan semua staf dan keluarganya sudah divaksin. Dan dibuktikan dengan sertifikat vaksin.

”Akan ada sanksi bagi pegawai yang belum divaksin dan mereka tidak diperbolehkan masuk kantor,” tegasnya.

Sementara bagi warga atau pegawai yang karena alasan kesehatan tidak dapat divaksin harus dibuktikan dengan keterangan dokter.

Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE,M.Si, para Asisten, dan segenap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Kota Kupang beserta para camat dan lurah se-Kota Kupang.

Wali Kota menambahkan, evaluasi yang dibuat hari ini (Senin 13 September 2021, red) dimaksudkan untuk mengukur pencapaian vaksinasi yang akan memberikan dampak pada penilaian terhadap Pemkot Kupang dalam mendukung program vaksinasi.

Secepatnya Mencapai Herd Immunity

“Progres vaksinasi di Kota Kupang saat ini sudah mencapai 64 persen. Diharapkan hingga akhir September nanti sudah 70 persen dan secepatnya bisa mencapai herd immunity. Sehingga warga bisa lebih leluasa beraktivitas termasuk dalam upaya peningkatan ekonomi,” kata Jefri.

Meskipun sudah turun status, dari sebelumnya memberlakukan PPKM level 4 ke level 3, Wali Kota Kupang mengimbau seluruh warga Kota Kupang untuk tetap waspada, dengan mentaati protokol kesehatan serta mengikuti vaksinasi.

Sementara itu vaksinasi untuk para pelajar, ia menambahkan akan diatur tersendiri di sekolah masing-masing.

Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, SE, M.Si, yang mendampingi langsung Wali Kota dalam rapat tersebut menegaskan kepada para lurah, camat dan pimpinan OOD untuk segera menindaklanjuti arahan Wali Kota tersebut.

Menurut Sekda Funay, percepatan vaksinasi ini akan menjadi prioritas utama Pemkot Kupang dalam beberapa waktu ke depan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati. Pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari lurah dan camat terutama soal data target sasaran yang belum divaksin.

Dokter Retno juga minta secara khusus kepada para lurah yang dalam wilayah kerjanya memiliki pasar tradisional untuk mengatur jadwal untuk vaksinasi bagi para pedagang di pasar.

“Kami optimis jika progres vaksinasi sudah mencapai 80 persen, Kota Kupang sudah bisa pulih dan mencapai herd immunity,” ucapnya yakin.  +++ citra-news.com/PKP_ans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *