Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

KEDUBES Australia PUJI Pembanguan di KOTA Kupang Semakin MENGGELIAT

CitraNews

Ditambahkannya, kunjungan kali ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk melihat beberapa bantuan mereka dan juga bagian dari dukungan/support mereka.

Bahwa malam sebelumnya mereka sudah bertemu dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Menurutnya saat bertemu Gubernur NTT 0berkesempatan memperkenalkan produk olahan khas NTT, seperti olahan cokelat, minuman Sophia juga moringa (kelor) yang sudah dikemas lebih bagus, profesional dan menarik.

“Kami juga membahas beberapa hal terkait potensi pariwisata NTT yang dinilai berbeda dari Bali. Kami juga melihat potensi pengembangan energi terbarukan di NTT,”tuturnya.

Baca Juga :  KILAS Balik PEMILU 2024 di TPS 007 Bello NTT

Diketahui dalam kunjungan tersebut, Mr. Steve tidak sendirian. Dia didampingi Minister, Concelor, Home Affairs. Yakni Ms. Lesley Dalton (Concelor); Mr. Ben Nicholls (Home Affairs) dan Second Secretary (Political), Mr. Thomas Carr.

Sementara para petinggi Kota Kupang turut mendampingi Wali Kota Kupang adalah Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, SSTP, M.Si.

Baca Juga :  PEMKOT Dukung Penuh DHARMA WANITA Membangun PEREMPUAN TANGGUH dan KELUARGA SEJAHTERA

Beasiswa Pendidikan Untuk Pegawai Kota Kupang
 
Di hadapan Wali Kota Kupang pihak Australia mengaku terkesan dengan peningkatan pelayanan di Bandar Udara (Bandara) El Tari. Kedubes Auttalia mengaku, adanya peningkatan pelayanan pelayanan di Bandara El Tari.

Sebelumnya hal yang sama juga dibahas dengan Gubernur NTT. Bahwa ada peluang dibukanya kembali rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin yang sempat terhenti akibat pandemi Covid 19.

Baca Juga :  2019 MERPATI Akan TERBANG Lagi

Dalam kunjungan tersebut perwakilan pemerintah Australia juga membahas tentang penanganan imigran asal Timur Tengah yang saat ini ditampung di Kota Kupang.

Juga tentang penanganan illegal fishing oleh nelayan asal NTT yang melanggar batas teritori sehingga harus diamankan oleh otoritas Australia.