Anak-anak sontak bersorak, TIDAK.
Nah, kalau tidak mau dan memang jangan mau untuk dijajah, tambah Lado. Karena itu harus rajin sekolah dan tekun belajar. Kita guru-gutu juga harus datang mengajar tepat waktu. Jadilah generasi yang cerdas dan unggul. Karena kalian abak-anakku adalah masa depan bangsa dan negara Indonesia”, ucap Lado sembari memekikan kata Merdeka.. Merdeka… Merdeka, Untuk Indonesia yang Lebih Maju.
Acara akbar yang bernuansa budaya ini kental membalut toleransi antarumat beragama di Indonesia.
Ibu NUR, salah seorang guru di SDN Maulafa mengatakan pembawa doa pada apel ini oleh bapak Imam ARDI Muhammading.

Dalam ucapan doa Imam Ardi yang penuh khidmat, terkenang jasa para pahlawan yang rela mati demi merebut. kemerdekaan.
Tampak beberapa guru mata sembab usai doa. Imam Ardi mengucap doa untuk para pahlawan pendidikan, agar semangat dedikasinya terus menggenangi persada pertiwi.
“Ya Allah berilah petunjuk dan kekuatan kepada pemimpin-pemimpin kami, baik di daerah maupun nasional. Agar mereka bisa menjadikan negara Indonesia yang aman, adil dan makmur sampai hari kiamat”, tutup Ardi.
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Dalam hubungan dengan kurikulum Merdeka Belajar, metode yang diterapkan, sebut Lado, bahwa peserta didik diberi kebebasan untuk mencari dan menemukan sendiri. Guru mata pelajaran hanya bantu mengarahkan saja berdasarkan modul yang sudah disusun.
“Jadi bahan pengajaran atau modul yang diberikan guru kepada anak didik tidak thematis, artinya sarat dengan numerasi dan literasi. Tapi ada tiga keutamaan yakni numerasi, literasi, dan terutama karakter”, jelas Lado usai upacara bendera.













