Dia menambahkan, kalau bank NTT bermasalah, maka lebih terasa imbasnya adalah ASN. “Karena gaji kami kan langsung ditransfer ke Bank NTT”, timpalnya.
Ayodhia Kabur
Di momentum itu Pj. Gubernur NTT, Ayodhia G.L. Kalake yang ditunggu-tunggu awak media untuk memberi keterangan pers. Tapi dia malah kabur lewat pintu rahasia.
“Ah ini Penjabat Gubernur cerdik betul e. Koq dia gampang sekali mengalihkan perhatian para wartawan,” ucap seorang wartawan sambil memvideokan TKP.
Berniat menunggu pernyataan verbal yang keluar dari mulut Pj Gubernur NTT, Ayodhia Kalake. Tapi hasilnya nihil karena obyek yang ditunggu keburu kabur.
“Pj. Gubernur sudah keluar kah? Beliau lewat mana,” tanya wartawan lainnya ke salah seorang anggota Satpol PP.
“Kurang tahu,” ucapnya singkat sambil menggelengkan kepala.
Mendengar jawaban anggota Satpol PP itu sejumlah wartawan pun berhamburan keluar mengejar sang Pj. Gubernur NTT ini.
Usut punya usut ternyata Ayodhia Kalake kabur melalui pintu rahasia (darurat) yang terletak di sisi belakang ruang kerjanya.
Diketahui dia keluar menuruni lift darurat yang letaknya tepat di belakang ruang kerja Kepala Biro Umum di lantai 1 Gedung Sasando.
Mobil dinas yang menjemput Pj. Gubernur NTT setelah kabur melalui pintu darurat. Doc. Agus/Pos Kupang.
Saat beberapa wartawan berhamburan keluar tapi secepat kilat juga Ayodhia Kalake masuk ke mobil tumpangan bernomor Polisi DH 1 dan meluncur pergi.
Meski begitu ada beberapa wartawan berhasil mengambil gambar mobil
tumpangan Ayodhia Kalake melalui handphone.
“Itu pintu yang Pj. Gubernur keluar tadi. Saya hanya bisa foto saat dia sudah naik mobil dinas. Ini fotonya,” kata seorang wartawati sambil menunjukkan handphone miliknya.
Dari aksi kaburnya Pj. Gubernur NTT ini perkuat dugaan kalau RUPS kali ini terskenario secara apik oleh Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake bersama Sekda NTT, Kosmas Damianus Lana.
Seperti dikatakan oknum ASN tersebut diatas bahwa layaknya selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) diperlukan ada figur eksekutif di kepengurusan PT Bank Pembangunan Daerah atau Bank NTT.
Maka saban hari jelang RUPS Pj. Gubernur NTT, Ayodhia Kalake berhasil mengumpulkan para bupati/walikota se-NTT di Jakarta.
Ditengarai dalam pertemuan tertutup itu Ayodhia Kalake menunjuk Kosmas Daminus Lana jadi Komisaris Utama Bank NTT. +++ marthen/citra-news.com












