NTT punya potensi alam dan budaya yang luar biasa. Maka strategi kita adalah, pertama, mengundang investor dari luar untuk berinvestasi di NTT. Di bidang pariwisata jika dioptimalisasi maka multiplier effectnya luar biasa.
Begitu Pariwisata dibangun disitu semua lini berkembang. Perhotelan terbangun, catring akan berkembang, hasil komoditi masyarakat terjual, transportasi akan hidup, tenaga kerja terserap, UMKM berkembang.
NTT juga punya potensi di sektor pertanian, peternakan, serta kelautan dan perikanan. Yang selama ini kita kirim keluar NTT dalam bentuk gelondongan bahan mentah. Kita kirim rumput laut, hewan ternak, dan beli pakan dari luar.
Kedepan dengan pembiayaan yang cukup kita bisa bangun pakan ternak. Kita bisa bangun pabrik pembekuan daging sehingga kita tidak lagi kirim ternak utuh. Juga bisa bangun pabrik pengolahan rumput laut, dan pabrik pengalengan ikan.
Jadi kita harus bisa membangun dari hulu hingga hilir. Usaha-usaha hilir (hilirisasi) seperti UMKM pasti bisa berkembang pesat jika cukup pendanaannya.
Selain itu, kita juga bisa merevitalisasi dan optimalisasi aset-aset daerah. Kita punya Bank NTT yang harus kita optimlisasikan agar bisa menyiapkan pendanaan bagi UMKM kita.
Juga usaha perhotelan milik Pemprov NTT seperti hotel Ina Bo’i dan hotel Sasando. Demikian juga dengan PT Flobamor, PT Jamkrida, serta Kawasan Industri Bolok. Selain itu mengoptimalisasi lahan-lahan kosong milik Pemda.
“Beberapa masalah yang dikemukakan para wartawan, ini menjadi catatan dalam visi misi kami berdua ketika jadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. Lalu untuk wartawan apa yang nanti kami lakukan. Iya yang pasti wartawan selalu ada di hati kami. Teman-teman wartawan nantinya bisa kita fasilitasi jadi mitra di sejumlah OPD yang ada”, tuturnya.
Mudah Bergaining Dengan Pempus
Terkait beban hutang ke PT SMI, Cagub Melky menambahkan, pihaknya sudah bertemu langsung dengan Komisaris Utama (Komut) PT SMI.
“Saya sudah bicarakan terkait pengurangan bunga pinjaman dana Rp 900 miliar dari PT SMI. Dan itu dia sudah setuju”, kata Cagub Melky.

Kalau mekanisme pengembaliannya, tambah Melky, nantinya juga disesuaikan dengan kemampuan fisikal NTT. Kalau kami berdua jadi Gubernur dan Wakil maka saya dengan pak Johny tentunya mencari sumber-sumber pendapatan lain yang sah. Guna menambah angka pengembalian pinjaman dimaksud.













