Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Sosbud  

BATAL Proyek SUMUR Bor, Hebner : Proyek UTAMA Membangun SDM

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Contohnya, pembuatan gerobak tenaga surya, teknik pengelasan baja ringan atau lainnya yang bisa dikerjasamakan dengn pihak ketiga.

Hebner mengakui, dalam pertemuan Komite rutin bulanan, ada beberapa hal yang sudah diputuskan telah mengalami pergeseran-pergeseran. Dan pergeseran terjadi tentunya mengarah kepada pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Dalam hal ini bagaimana kita mengangkat kualitas layanan KBM. Itu yang paling penting atau hal yang urgen untuk dilaksanakan. Intinya ada pergeseran perencanaan pembangunan sumur bor itu karena bukanlah
merupakan kebutuhan prioritas.

Bukan juga ada oknum guru di SMKN 5 Kupang berniat untuk kelola ini proyek sumur bor. Akan tetapi pergeseran terjadi lebih mengarah kepada pemenuhan kebutuhan peserta didik. Yaitu bagaimana kita mengangkat kualitas layanan KBM.

Baca Juga :  KUPANG Exotic Run AJANG Mempromosikan PESONA Budaya NTT

Jangan Persulit Orangtua

Diberitakan sebelumnya Lay Jeverson saat jadi Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMKN 5 Kupang, bersama pengurus Komite telah menelurkan sejumlah keputusan. Hal itu tertuang dalam Rencana Anggaran Belanja Sekolah (RABS) tahun 2024/2025.

Adapun target penerimaan dana BPP setahun sebesar Rp 2, 400 juta (Dua miliar empat ratus juta rupiah). Jumlah ini diperoleh daei pungutan 1.113 siswa kelas X, XI, XII dengan besaran per siswa per bulan sebesar Rp 150.000 (seratus limapuluh ribu rupiah).

Sementara target Pembiayaan atau pengeluaran antara lain, untuk Tunjangan guru ASN dan gaji Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Juga untuk belanja investasi unit produksi sebesar Rp 50 juta. Dan rencana pengeboran air.

Baca Juga :  RUU Anti Terorisme Jangan Sampai Jadi Ladang BISNIS

“Itukan target-target yang bisa saja mengalami pergeseran-pergeseran. Bahkan ditiadakan jika dana terbatas. Karena kebutuhan kita yang paling prioritas adalah membangun SDM. Bukan membangun sarana prasarana dan mengabaikan unsur edukasinya”, tegas Hebner.

Dalam setiap apel pagi di masing-masing jurusan, saya (Hebner Dakabesy, red) selalu memberikan penguatan kepada siswa untuk tekun pada jurusan yang telah dipilih. Dan kepada guru diharapkan jangan mempersulit siswa dalam segala hal.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-74 Persit KCK Koorcab Rem 161 Gelar Lomba Volly

Karena dari bekal pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh siswa di sekokah akan menjadi bekal untuk siswa setelah tamat sekolah. Setelah tamat dia bisa bekerja, bisa melanjutkan atau kuliah, atau bisa membangun usaha atau wirausaha (BMW).

Menjawab perlakuan guru terhadap siswa yang menunggak BPP, Hebner sangat menyayangkan hal itu. Karena setiap orangtua punya kemampuan ekonomi yang berbeda-beda, kata Hebner.

“Baru saja saya menandatangani pengesahan ijazah beberapa siswa tamatan SMKN 5 Kupang. Ada yang bayar lunas tapi ada yang bayar cicil. Kita guru sebetulnya jangan persulit siswa dengan hal-hal gampang diselesaikan”, tuturnya.

Sumber: Hebner Dakabesy
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan SMKN 5 kupang, Central of Excellent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SMKN 5 kupang, Central of Excellent.