“Itu jembatan jika dibiarkan menganga begitu maka bisa merenggut nyawa pengguna jalan. Kami minta bapak Fernando Soares komunikasikan dengan Pemerintah Kota Kupang untuk segera diperbaiki”, harap Andreas Tuan.
Dia mengatakan, sudah berulangkali anggota DPRD Kota Kupang hanya banyak janji. Jalan di wilayah saya (Andreas Tuan, red) sekitar satu kilometer sudah rusak parah. Itu DPR bilang mau bangun jalan, pasang lampu tapi mana sampai hari ini tidak nyata.
Masalah lainnya dikeluhkan bapak Ratu terkait saluran air di bahu jalan. Dia mengatakan jalan utama yang menghubungkan Kelurahan Bello dan Kelurahan Kolhua tidak ada got (saluran, red). Sehingga musim hujan air meluap bawa serta sampah hingga masuk ke rumah warga.
Segera Turun Survey Lokasi
Menanggapi beragam keluhan warga Bello, Fernando Jose Osorio Soares menyampaikan rasa syukur bisa bertatap muka dengan warga. Bahwa kehadirannya meski baru pertama kalinya di tengah warga pada masa Reses ini namun sudah memantik niat tulusnya membantu warga yang berkekurangan.
Sebagai wakil rakyat di kursi legislatif, Fernando yang adalah Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT mau berbagi berkat. Artinya bentuk aspirasi rakyat ini ia akan komunikasikan sengan pemerintah (eksekutif).
“Saya pasti komunikasikan keluhan warga ini ke Pemerintah Kota Kupang. Saya pastikan untuk berjuang menjawab keluhan masyarakat. Pekan depan saya akan turun ke titik-titik masalah. Hal mana yang bisa kita lakukan segera kita eksekusi”, ujarnya.
Lebih lanjut Fernando mengatakan, sebelum dirinya datang melihat langsung (survey, red) titk masalah, dia mengajak ketua RT untuk sama-sama bertemu instansi terkait di Pemkot atau Pemprov untuk membicarakan masalah jalan dan jembatan serta lampu jalan.
Untuk infrastruktur jalan tolong saya disampaikan detailnya. Dimana lokasinya, ruas jalan berapa panjangnya agar ketika say sampaikan ke dinas terkait mereka juga tidak meraba-raba.












