Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

ERUPSI Gunung LEWOTOBI Pj. GUBERNUR NTT Minta SEGERA Lakukan MITIGASI

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Dalam rapat Pj.Gubernur NTT mengemukakan, beliaumendapatkan laporan terkini terkait dengan korban berjumlah 10 orang. Laki-laki ada 4 orang dan perempuan 6 orang.

Sementara yang luka-luka ada 53 orang yaitu dari berbagai desa, meliputi Desa Dulipali, Klatanlo, dan Hokeng Jaya yang dirawat di Puskesmas Boru dan Puskesmas Lewolaga serta yang dirujuk ke RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka ada 1 orang.

Kemudian fasilitas umum yang rusak ada TK, PAUD ada 18 unit, SD 1 unit, SMP 3 unit, SMK/SMA itu 3 unit. Lalu rumah hunian masyarakat yang menyebar pada 8 desa itu ada sekitar 2.384 unit.

Baca Juga :  KERJA Kolaboratif MERAWAT BUMI Ala BP DAS Benain Noelmina dan BPS Kupang

Fasilitas umum lainnya yang juga terdampak ada asrama 3 unit, ada biara 3 unit, ada kapel 3 unit, ada gedung koperasi 2 unit, bank 2 unit yaitu Bank BRI dan Bank NTT, kantor pos dan Giro 1 unit, Koramil dan Polsek.

Untuk meminimalisir korban susulan akibat traumatis, kata Cornelis, Pj. Gubernur NTT juga menghimbau masyarakat di sekitar gunung untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 7 Km dari pusat erupsi.

Baca Juga :  Output SMK Dituntut Sertifikat Kompetensi BUKAN Ijazah

Selain itu mengikuti arahan pemerintah daerah, serta waspada terhadap potensi banjir lahar hujan jika terjadi hujan deras. Masyarakat yang terpapar hujan abu dianjurkan menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.

“Dari BNPB pusat akan datang besok Selasa (5/11) pagi, kemudian dari Kementerian Sosial juga akan datang besok pagi dan Kesehatan juga akan datang besok pagi untuk bersama-sama berkolaborasi di lapangan untuk sama-sama melakukan penanganan dampak dari erupsi gunung berapi ini”, jelas Cornelis.

Baca Juga :  MIRIS, Jabatan KEPALA SMKN 5 Kupang "Dipingpong" Kadis PK NTT Dengan SURAT PERINTAH

Sesuai himbauan Pj. Gubernur NTT, kepada masyarakat dalam radius 7 Km harus keluar dari situ karena informasi dari BMKG masih ada getaran-getaran kecil. Ini tidak menutup kemungkinan jika terjadi maka wilayah di luar radius 7 km bisa aman.

“Kami selaku BPBD NTT telah berkoordanasi dengn BNPB sesuai kewenangan kami akan melakukan segala upaya untuk mengatasi persoalan bencana ini dengan sebaik-baiknya. Kami juga berkomunikasi dengan pihak terkait untuk penanganan mitigasi segera”, ujarnya. +++ marthen/citra-news.com

Sumber: Andriko Noto Susanto dan Cornelis Wadu
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan BNPB dan BPBD NTT, Gunung Lewotobi Flores. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab BNPB dan BPBD NTT, Gunung Lewotobi Flores.