Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Menyusuri Jalan Kenangan Bersama BPOM RI di Tepian OVOP NTT (Seri 2)

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Gubenur MELKY Laka Lena didampingi para bupati/walikota bersama jajaran BPOM RI memekikkan semboyan Ayo Bangun NTT. Doc. marthen radja/CNC

Irjen Pol. Jayadi : Legalitas produk UMKM bukan hanya soal izin, tapi jaminan mutu bagi masyarakat.

Citra News.Com, KUPANG – PELAKSANA Harian (Plh.) Kepala Badan POM RI, Irjen Pol. Dr. Jayadi menjempoli upaya cerdas Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam upayanya mewujudkan Program One Village One Produk (OVOP) di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Bahkan bersama rombongan ikut memekikkan semboyan,  “Ayo Bangun NTT”.

“Saya kaget, wah ada apa nih! Koq Gubernur Melky dan para bupati/walikota se-NTT mendatangi Badan BOM RI. Kalau pak Melky ini sudah tidak asing bagi kami di BPOM RI karena beliau saat di Komisi IX DPR RI salah satu bidang urusannya di BPOM RI. Tapi kenapa kali ini datang bersama para kepala daerah se-NTT,” kenang Jayadi saat memberikan sambutan pada acara Penutupan Program Bangun Karya BPOM RI di Aula Rujab Gubernur NTT, Kupang, Rabu (4/5).

Baca Juga :  BANK NTT Merentang Sayap Bisnis Dengan Aplikasi GO NTT

Menyusuri jalan kenangan ini, Jayadi menyebut kalau Gubernur Melky punya program OVOP. Untuk menjawabi program ini maka BPOM RI siap membantu NTT untuk kita kolaborasi perkuat UMKM dari hasil produk unggulan yang dimiliki masyarakat desa di NTT.

Baca Juga :  PENGORBANAN Hewan KURBAN Simbol KEIKHLASAN Hati dan KEPEDULIAN Terhadap SESAMA Umat

Bahwa ternyata kekayaan alam NTT tidak jauh berbeda dengan di Jawa atau Sumatera, kata Jayadi. Karena itu kami datang ke NTT untuk memastikan kalau kami dari BPOM RI siap membantu semua UMKM yang ada dalam urusannya dengan pengawasan obat dan makanan.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Program Bangun Bangsa, Presiden Prabowo Subianto. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Program Bangun Bangsa, Presiden Prabowo Subianto.