Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Menyusuri Jalan Kenangan Bersama BPOM RI di Tepian OVOP NTT (Seri 2)

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

“Insyalah setelah kembali ibadah Umroh dari Mekkah kepala BPOM RI akan datang ke NTT membalas kunjungan Gubernur NTT dan para bupati/walikota ke BPOM RI. Sebagai wujud komitmen lembaga ini untuk penguatan kapasitas pelaku usaha lokal di NTT”, kata Jayadi disambut aplaus para undangan.

Dia menegasikan Badan POM sangat mendukung inisiatif yang mendorong UMKM untuk tidak hanya tumbuh secara ekonomi. Tetapi juga patuh terhadap regulasi keamanan produk. Legalitas bukan hanya soal izin, tapi jaminan mutu bagi masyarakat.

Di tepi jalan program OVOP NTT ini pun ibarat gayung bersambut. Karena telah memacu adrenalin berbagai pihak untuk kerja kolaborasi dan saling sinergis perkuat UMKM. Termasuk Bentoel Group dalam Program Bangun Karya yang menjadi wadah kolaborasi strategis antara sektor industri, Pemprov NTT, dan BPOM RI dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal.

Baca Juga :  WAWALI Kota Kupang SERENA Sebut Kick Off SERAMBI 2026 TITIK Temu Berbagai ELEMEN Mencintai RUPIAH

Dikatakannya, sebagai bagian dari keberlanjutan Program Bangun Bangsa oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Program Bangun Karya BPOM RI yang diluncurkan pada Mei 2024, telah berhasil memberikan pendampingan intensif kepada 10 UMKM di sektor pangan olahan, kosmetik, dan obat tradisional di 4 kabupaten dan kota prioritas. Yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Alor.

Baca Juga :  LKPD Unaudit 2025 Diserahkan, Ujian TRANSPARANSI Pemprov NTT DIMULAI

Dengan salah satu capaian utamanya adalah pembangunan Rumah Produksi sesuai standar Good Manufactoring Practices (GMP), yang mendukung percepatan perizinan dari BPOM RI.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Program Bangun Bangsa, Presiden Prabowo Subianto. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Program Bangun Bangsa, Presiden Prabowo Subianto.