Sebelumnya, program Bangun Karya telah mengedukasi lebih dari 300 warga dan.pelaku usaha mikro dan kecil tentang penerapan praktik produksi yang baik.
Pada kesempatan yang sama Gubernur Melky Laka Lena dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata dari sektor swasta, dalam hal ini Bentoel Group sebagai mitra utama Program Bangun Karya serta regulator nasional dalam penguatan ekonomi daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui program OVOP.
Program Bangun Karya BPOM RI ini, tegas Melky, menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, BUMN/BUMD, dan masyarakat, mampu menjawab tantangan konkrit di lapangan.
“Kita mulai dari desa, dari pelaku UMKM lokal untuk membangun NTT yang berdaya saing dan siap menghadapi pasar global. Semangat ini juga sejalan dengan Program OVOP yang telah kami luncurkan beberapa hari lalu (Rabu, 27 Mei 2025, red). Ini kami lakukan sebagai bagian transformasi ekonomi dari desa”, jelas Melky.
Dari program OVOP ini, tambah dia, kami juga akan melakukan Gerakan Beli NTT. Dan kami telah mencobanya saat malam (bersambung). +++ marthen/CNC













