Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan tajam, mencerminkan gaya kepemimpinan Viktor yang konfrontatif dan tidak segan menggunakan kewenangan politiknya demi menjamin konsolidasi kekuasaan di daerah.
Dalam sambutannya, VBL juga menyampaikan bahwa Partai NasDem akan menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kupang selama program-program yang dijalankan berpihak kepada rakyat.
“Iya kalau programnya pro rakyat, kami akan dukung penuh. Karena karakter dasar dari Partai NasDem itu utamanya jujur dan pro rakyat. Tapi kalau korupsi kami pasti lawan,” imbuhnya.
Pernyataan keras VBL ini menegasikan posisi politik NasDem di Kabupaten Kupang sebagai kekuatan yang bukan sekadar mendukung dari luar, tetapi siap “pasang badan” untuk menjaga kelangsungan program pemerintahan Bupati Yosef Lede dan Wakilnya Aurum Titu Eky.
Namun, momen paling tajam dalam reses itu adalah ketika VBL menyentil kinerja Bupati sebelumnya yang dinilainya gagal menjalankan program strategis pemerintah ProvinsiNTT
“Kabupaten Kupang selalu buat saya makan hati. TJPS tidak jalan, tidak tanam padahal saya sudah minta tanam. Saya tidak mau Bupati yang sekarang jadi seperti yang lalu,” katanya menyindir era pemerintahan Korinus Masneno – Jerry Manafe.












