Senada dengan itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Kupang Ismail Muhammad Saleh, S.Si.,juga berharap agar kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan dunia usaha seperti ini dapat terus diperluas.
Ismail menyinggung pentingnya persiapan jangka panjang menghadapi MTQ Tingkat Provinsi pada tahun 2026 mendatang yang akan digelar di Labuan Bajo, dengan cakupan lomba yang lebih luas dan jumlah peserta yang lebih banyak.
Di akhir pertemuan Wawalkot Serera mengajak para peserta untuk menjadi agen toleransi di tengah masyarakat.
“Selain menjadi penghafal Al-Qur’an yang membanggakan, kalian juga harus menjadi teladan dalam menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama. Itulah wajah sejati Kota Kupang: religius, rukun, dan penuh cinta kasih,” pungkasnya. +++ marthen/*












