Disaksikan Gubernur NTT, Melky Laka Lena, Kepala BPOM RI, Ikrar Taruna menyerahan sertifikat izin edar bagi perwakilan UMKM di Labuan Bajo, Senin 14 Juli 2025. Doc. CNC/biro APim setdantt
Gubernur Melky : UMKM sebagai sokoguru program OVOP yang ujungnya mesti bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Citra News.Com, LABUAN BAJO – USAHA Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) jadi pondasi pelaksanaan Program One Village One Product (OVOP) di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ia akan lebih kokoh lagi jika hasil-hasil usaha dari produk unggulan lokal NTT, yang dipasarkan oleh kelompok UMKM, yang legalitasnya tercatat di Badan Pengawasan Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar mengatakan, penyerahan sertifikat ijin edar produk UMKM NTT adalah wujud dari komitmen BPOM menyokong usaha masyarakat.
“Kita ingin suatu ketika negara kita mandiri secara ekonomi, dan proses mandiri secara ekonomi itu harus dimulai dari sumber yang paling bawah, yaitu UMKM”, demikian Ikrar di Aula Kantor Bupati di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, Senin (14/07).
Kehadiran Ikrar ditengarai untuk menepati janjinya saat Gubernur Melky Laka Lena dan para kepala daerah se-NTT bertandang ke Kantor BPOM RI di Jakarta beberapa waktu lalu. Saat itu Ikrar berjanji untuk datang melihat dari dekat potensi produk lokal unggulan yang dimiliki masyarakat NTT. Sekaligus menyerahkan 45 Nomor Izin Edar bagi 45 UMKM di Provinsi NTT.
Seperti dilansir Portal berita citra-news.com, Plh. Kepala Badan POM RI, Irjen Pol. Dr. Jayadi pada acara Penutupan Program Bangun Karya BPOM RI di Rujab Gubernur, Kupang, Rabu (4/5), dia menyatakan sepulangnya Kepala BPOM RI dari ibadah Umroh akan datang ke NTT.
“Insyalah setelah kembali ibadah Umroh dari Mekkah kepala BPOM RI akan datang ke NTT membalas kunjungan Gubernur NTT dan para bupati/walikota ke BPOM RI. Sebagai wujud komitmen lembaga ini untuk penguatan kapasitas pelaku usaha lokal di NTT”, kata Jayadi.
Bertepatan dengan penyerahan sertifikasi halal bagi 45 UMKM yang telah memenuhi standar nasional di Labuan Bajo, Taruna Ikrar, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendukung program OVOP yang dicanangkan Gubernur NTT sebagai percontohan nasional.












