“Kalau kita salah terima informasi, yang rugi bukan hanya diri sendiri, tapi bisa seluruh masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, Program ini menjadi bagian dari visi Kupang Smart City, sebuah arah pembangunan kota yang bertumpu pada pemanfaatan teknologi demi meningkatkan efisiensi layanan publik dan kenyamanan hidup warganya.
Pemerintah Kota Kupang berharap pelatihan literasi digital ini menjadi salah satu pondasi untuk mewujudkan ekosistem kota yang aman, terhubung, dan saling peduli.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap masyarakat semakin tangguh terhadap arus informasi, mampu memfilter berita dengan bijak, serta bersama-sama mewujudkan Kota Kupang yang cerdas, aman, dan bebas dari hoax.
Maju bersama warga! Itulah semangat yang ingin ditegaskan pemerintah. Dengan begitu Kota Kupang pun melangkah semakin pasti menuju masa depan sebagai Kota Nyaman yang Siap Menjadi Smart City Sesungguhnya. +++ marthen/advetorial












