Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

MINIM TRANSPARANSI Tata Kelola KEUANGAN Perumda PASAR Jadi Sorotan Walikota CHRISTIAN Widodo

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Pasar, dalam pandangan Walikota Christian Widodo bukan sekadar deretan kios dan los. Ia adalah simbol ekonomi rakyat. Tempat uang berputar setiap hari. Tempat keringat pedagang kecil berubah menjadi penghidupan keluarga. Karena itu, tata kelola Perumda Pasar harus dijalankan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Wali Kota menyoroti sejumlah tantangan klasik yang kerap membelit pengelolaan pasar daerah: kebocoran retribusi, ketidakteraturan sistem sewa, hingga minimnya transparansi keuangan. Semua itu, kata dia, harus dibenahi secara serius agar Perumda Pasar tidak hanya menjadi pelayan publik, tetapi juga badan usaha yang sehat dan berkontribusi nyata bagi
PAD Kota Kupang.

Penataan fisik pasar pun menjadi perhatian utama. Walikota Christian Widido menginginkan wajah pasar yang lebih rapi, nyaman, higienis, dan modern—tanpa menghilangkan karakter pasar rakyat sebagai ruang ekonomi inklusif. Untuk itu, ia mendorong Direktur Perumda Pasar agar tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi rutin turun ke lapangan, menyapa pedagang, dan melihat langsung persoalan yang ada.

Baca Juga :  Walikota Kupang CHRISTIAN Widodo Serukan STOP Pelayanan Birokrasi BERBELIT-Belit

“Persoalan pasar itu kompleks dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan rapat. Kehadiran pemimpin di lapangan diyakini akan melahirkan solusi yang lebih realistis dan berpihak pada kebutuhan nyata”, ujar Christian.

Baca Juga :  Ini Sederet Nama PEJABAT Lingkup PEMKOT Yang Baru Dilantik JERIKO

Dalam kerangka penguatan ekonomi daerah, Direktur Perumda Pasar juga didorong membangun jejaring luas dengan berbagai pihak—mulai dari sektor swasta, perbankan, hingga komunitas dan lembaga swadaya masyarakat.

Kemitraan dan pemanfaatan program CSR dipandang sebagai peluang untuk mempercepat pembenahan pasar tanpa membebani keuangan daerah.
Pemerintah Kota Kupang, lanjut Wali Kota, tidak akan membiarkan Direktur Perumda Pasar bekerja sendirian. Dukungan dan pendampingan penuh siap diberikan agar transformasi tata kelola pasar berjalan searah dengan visi pembangunan ekonomi daerah.

Baca Juga :  GEORGE Hadjoh Ajak PEMUDA Kota Kupang TEKAN Laju INFLASI

“Pasar harus mampu memberi kehidupan yang lebih sejahtera bagi masyarakat kecil,” kata Christian.

Sebuah penegasan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya diukur dari angka, tetapi dari dampaknya terhadap kesejahteraan warga.
Pelantikan ini pun menjadi penanda harapan baru.