Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

GARUDA PANCASILA Akan Bangkit, TIGA Kepala Daerah SEPAKAT Tuntaskan Monumen FLOBAMORA

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

“Monumen ini harus menjadi milik bersama masyarakat. Bukan hanya destinasi wisata dan sejarah, tetapi juga ruang edukasi dan penggerak ekonomi warga Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,” tutur dr. Christian Widodo dengan nada penuh makna.

Terima Kasih Untuk Keluarga Besar Theo Widodo

Letaknya yang strategis—tepat di batas Kota dan Kabupaten Kupang—menjadikan monumen ini seperti jembatan persatuan. Dari satu titik di ibukota Provinsi NTT ini, ia diharapkan menyatukan wilayah, ide, dan masa depan Nusa Tenggara Timur untuk Indonesia Raya.

Baca Juga :  Para LURAH Segera DATA Warga Yang BELUM Vaksin

Monumen Flobamora Rumah Pancasila berdiri di atas lahan hibah dari orang tua Sang Wali Kota Kupang, yakni Bapak Theo Widodo kepada Pemerintah Provinsi NTT.

Sebuah pemberian yang kini dimaknai lebih dari sekadar aset tanah, melainkan wujud gotong royong dan kecintaan pada daerah.

Baca Juga :  Begini DAYA DUKUNG Pemprov NTT Terhadap FREE ZONA TRADE di Boarder Area 

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa dirinya, Wali Kota Kupang, dan Bupati Kupang memiliki satu kesepahaman bahwa Monumen Flobamora Rumah Pancasila ini harus dituntaskan.

“Monumen Flobamora Rumah Pancasila adalah simbol kebanggaan Flobamora. Dari NTT, nilai-nilai Pancasila ingin kita kumandangkan ke seluruh Nusantara, karena daerah ini memiliki keterkaitan sejarah dengan lahirnya gagasan Pancasila,” ujarnya.

Baca Juga :  PEREMPUAN Rentan Radikalisme

Ia tak menampik bahwa pembangunan monumen sempat terhenti dan belum dapat difungsikan secara optimal. Peninjauan lapangan ini menjadi langkah awal untuk memastikan arah pembangunan ke depan lebih jelas, realistis, dan terukur.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Monumen Pancasila NTT. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Monumen Pancasila NTT.