Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

WALI Kota Kupang CHRISTIAN Widodo dan BPOM Mengukir IKHTIAR MELINDUNGI Generasi Muda

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Namun, program besar membutuhkan dukungan nyata. BBPOM mengajukan permohonan penggunaan fasilitas pemerintah daerah serta bantuan tenaga kesehatan (Nakes) dokter dan perawat, untuk mendukung proses skrining dan vaksinasi yang direncanakan berlangsung pada Februari mendatang.

Tak berhenti disana, BBPOM juga menyoroti isu penggunaan antibiotik. Di tengah ancaman resistensi antimikroba, Kota Kupang didorong menjadi barometer penggunaan antibiotik yang tepat dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan itu, percepatan terwujudnya Kota Aman Pangan juga menjadi agenda prioritas, selaras dengan program nasional dan pengawasan aktif tahun 2025–2026.

Baca Juga :  Di KOTA Kupang Pasien SEMBUH Covid19 BERTAMBAH 204 Orang

BBPOM bahkan memperluas layanannya hingga ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang agar semakin dekat dengan masyarakat.

Menanggapi berbagai inisiatif tersebut, Wali Kota Kupang menyatakan dukungan penuh tanpa ragu. “Kami mendukung sepenuhnya penguatan pengawasan antibiotik dan upaya menuju Kota Aman Pangan. Agar koordinasi berjalan efektif, saya mengusulkan pembentukan satuan kerja yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan,” ujar dr. Christian Widodo.

Baca Juga :  Pihak PUSKESMAS Bakunase JANGAN Sebar HOAX

Komitmen yang sama juga ditegaskan untuk Program Sejuta Vaksin HPV. Pemerintah Kota Kupang, menurut Christian Widodo, Pemkot Kupang siap menindaklanjuti melalui penerbitan edaran resmi dan optimalisasi kanal informasi pemerintah agar sosialisasi menjangkau lebih luas.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan.