Upaya tersebut dinilai penting agar bank daerah mampu bersaing di tengah industri perbankan yang semakin kompetitif sekaligus mendukung digitalisasi pengelolaan keuangan daerah.
Bank NTT, misalnya, telah berperan dalam memfasilitasi pembayaran pajak dan retribusi daerah secara elektronik serta mendukung pembiayaan pembangunan di berbagai kabupaten dan kota di NTT.
Dalam perspektif kebijakan daerah, keberhasilan transformasi Bank NTT tidak hanya akan berdampak pada peningkatan kinerja lembaga keuangan tersebut, tetapi juga pada kapasitas pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan.
Di akhir penyampaiannya, Gubernur Melky menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap membuka ruang dialog dengan DPRD maupun masyarakat untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
Transformasi Bank NTT menjadi Perseroda, menurutnya, harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk menjadikan bank daerah lebih modern, profesional, dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi NTT.
Jika proses ini berjalan konsisten, tambah dia, perubahan status hukum tersebut berpotensi menjadi titik balik bagi penguatan peran bank daerah. Ia bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai instrumen pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di NTT. +++ marthen/*












