Salah satu aspek penting dari transformasi tersebut adalah digitalisasi pendapatan daerah. Pemkot Kupang terus memperluas penggunaan kanal pembayaran digital, antara lain melalui QRIS, layanan perbankan digital dan berbagai kanal elektronik untuk pembayaran pajak daerah maupun retribusi.
Diketahui, perubahan layanan digitalisasi ini bukan semata soal mengikuti perkembangan teknologi. Digitalisasi pembayaran juga berkaitan langsung dengan upaya memperluas basis penerimaan dan membuat proses pembayaran semakin mudah dijangkau masyarakat.
Pada sisi belanja, Pemerintah Kota Kupang menerapkan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) untuk mendorong transaksi pemerintah dilakukan secara non-tunai. Pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia (KKI) juga menjadi bagian dari upaya memperluas digitalisasi transaksi pemerintah.
Dengan demikian, transformasi digital berjalan pada dua sisi sekaligus. Di satu sisi pemerintah berupaya membuat masyarakat lebih mudah melakukan pembayaran kewajiban daerah. Di sisi lain, pemerintah membangun sistem transaksi belanja yang lebih terdokumentasi dan dapat ditelusuri.
Namun, keberhasilan digitalisasi tidak berdiri sendiri. Sistem teknologi membutuhkan ekosistem yang mendukung. Karena itu, capaian Kota Kupang melibatkan sinergi Pemerintah Kota Kupang dengan Bank Indonesia, Bank NTT, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaku usaha dan masyarakat.
Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang telah bekerja menjaga pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi sekaligus mempercepat digitalisasi keuangan daerah.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang yang sudah berupaya dan bekerja secara baik untuk menjaga pertumbuhan ekonomi serta inflasi di Kota Kupang serta percepatan digitalisasi daerah dalam hal keuangan,” ujar Christian.
Apresiasi juga disampaikan kepada Bank Indonesia dan OJK yang menurut Christian, terus memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Kupang dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
“Terima kasih juga kepada BI dan OJK yang terus memberikan stimulasi kepada Pemkot Kupang dan seluruh masyarakat dalam pelaksanaan pertumbuhan ekonomi digital di Kota Kupang,” ucapnya.













