Aspek penting lainnya daat soslisasi adalah kepastian pemasaran hasil panen. PT SMJ mengembangkan ekosistem pemasaran melalui kelompok tani mitra binaan dan berperan sebagai pembeli siaga (offtaker) hasil produksi jagung. Skema ini diharapkan memberikan kepastian pasar bagi petani maupun sekolah sehingga kegiatan budidaya memiliki nilai ekonomi yang jelas.
Momentum pengembangan lahan praktik tersebut bertepatan dengan musim tanam Oktober 2026 hingga Maret 2027 (MT Okmar). Para petani mitra binaan saat ini mulai mempersiapkan lahan, dengan target penanaman dimulai pada pertengahan November 2026.
Lebih dari sekadar proyek budidaya jagung, kemitraan SMKN 1 Ndoso, PT SMJ, dan Syngenta Indonesia memperlihatkan bagaimana sekolah, dunia usaha, dan masyarakat dapat membangun hubungan produktif.
Tantangannya adalah memastikan program ini berkelanjutan, memberikan hasil nyata, serta mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Tutus mengatakan, di atas lahan lima hektare yang dahulu dipenuhi rumput liar kini menjadi ruang belajar sekaligus laboratorium ekonomi bagi generasi muda Ndoso. Dari lahan tersebut, SMKN 1 Ndoso sedang menanam harapan.

Bahwa masa depan pertanian Manggarai Barat tidak hanya bergantung pada luas tanah, tetapi juga pada pengetahuan, teknologi, kemitraan, dan keberanian generasi mudanya untuk mengolah potensi daerah sendiri. +++ cnc/tim













