HAMPIR PASTI, Pengganti TOTOK Tidak Mampu Mengurai KORUPSI

Kapolres TTS, AKBP TOTOL Mulyanto, DS.SIK. Doc. CNC/ jor tefa-Citra News

Ada dua kasus besar dugaan korupsi yang sedang ditangani Polres TTS. Totok : “Saya sebenarnya masih ingin terus berada di TTS. Namun ini karena perintah negara maka saya harus rela meninggalkan TTS dan pindah ke Polda NTT…” Mungkinkah dua kasus ini akan terkubur?

Citra-News.Com, SOE – KASUS dugaan Korupsi pembangunan Rumah Sakit Pratama Boking dan Landscape Kantor Bupati TTS adalah dua kasus besar yang tengah dalam penyelidikan pihak Kepolisian Resor Timor Tengah Selatan (Polres TTS). Sangat disayangkan kalau dua kasus dugaan korupsi ini tidak lagi ditindaklanjuti oleh Kapolres pengganti, AKBP Totok Mulyanto, DS.SIK.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTS, Fachrizal SH  menyatakan, banyak kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani pihak Polres TTS. Namun apakah nantinya bisa ditindaklanjuti oleh Kapolres pengganti?

Sambutan, FACHRIZAL, SH (kanan). Doc. CNC/ jor tefa-Citra News

“Maunya saya pak Totok Mulyanto jangan dulu meninggalkan TTS. Karena kualitas dan kemampuan pak Totok membongkar kasus-kasus besar dan selalu ada transparansi. Apakah sosok pengganti pak Totok nanti juga mampu melakukan hal yang sama seperti pak Totok? Seperti kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Pratama di Boking dan kasus landscape Kantor Bupati TTS. Masyarakat menunggu kelanjutannya,”jelas Fachrizal.

Keinginan Kajari Fachrizal untuk mempertahankan Kapolres Totok tidak bakal terjadi lantaran tugas negara menuntutnya demikian. Iya, karena kita ini mengabdi pada negara, tambah Fachrizal maka kita harus tunduk dan taat pada perintah.

“Tapi saya berharap agar Kapolres baru yang menggantikan pak Totok bisa bekerjasama untk menyelesaikan dua kasus dugaan korupsi. Yaitu kasus pembangunan Rumah Sakit Pratama di Boking dan kasus Landscape Kantor Bupati TTS. Dua kasus besar ini menjadi tugas Kapolres yang baru untuk menindaklanjutinya,”harap Fachrizal.

Sambutan I WAYAN Yasa, SH, MH. (kiri) dan Dandom 1621, Letkol KOERNIAWAN.  Doc. CNC/ jor tefa-Citra News

Hal senada juga diungkapkan Ketua Pengadilan Negeri SoE, I Wayan Yasa, SH, MH dalam sambutannya di Aula Polres TTS di SoE, Jumat, 08 November 2019. “Kami merasa sangat sedih ketika mendengar bahwa pak Totok harus pindah tugas ke Polda NTT. Padahal kami masih sangat membutuhkan beliau dalam penanganan kasus-kasus yang terjadi di TTS. Kami juga member apresiasi buat pak Totok yang mampu menangani kasus besar dugaan korupsi tanpa rasa takut,”tutur Wayan.

Sementara Komandan Distrik Militer 1621 (Dandim) TTS, Letkol Koerniawan Pramulya, juga menyatakan hal yang sama dalam sambutannya. Makodim TTS merasa kehilangan akan seorang sosok yang selama ini selalu bersama-sama menghadapi dan menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di Kabupaten TTS.

“Setelah mendengar pak Totok harus pindah tugas, saya dan keluarga besar Makodim 1621 TTS merasa sedih. Kami harus kehilangan sosok ang selama ini selalu bersama-sama menghadapi permasalahan dan mencarikan solusinya,”ungkap Koerniawan.

Sambutan AKBP TOTOK Mulyanto (kanan) . Doc. CNC/ jor tefa-Citra News

Namun bagaimanapun karena itu adalah tugas negara, ungkap Koerniawan, maka abang Totok mau tidak mau dan suka tidak suka harus pergi dan meninggalkan Kabpaten TTS yang kita cintai bersama ini.

“Saya sebenarnya masih ingin terus berada di TTS. Namun ini adalah perintah negara maka saya harus rela meninggalkan TTS dan pindah tugas ke Polda NTT. Terima kepada semua pihak yang sudah mendukung tugas-tugas kami selama berada di wilayah Kabupaten TTS,”ungkap Totok.

Tidak lupa Totok menyampaikan rasa terima kasihnya yang tak terhingga kepada pihak Kekasanaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan Kodim 1621 TTS. Juga kepada  perwira serta semua anggota Polres TTSyang selama ini bekerjasama dalam memberantas kejahatan di wilayah hukum Polres TTS.

“Terima kasih khusus kepada Pemda serta anggota DPRD Kabupaten TTS yang sudah memberikan support (dukungan) yang berarti bagi anggota Polres dalam penanganan berbagai kasus. Kepada semua warga masyarakat kami ucapkan terima kasih. Masih ada banyak hal yang belum kami selesaikan, kami mohon dimaafkan,”ucap Totok. +++ jofan/citra-news.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *