Tim Kesenian SABU Berlaga di FESTIVAL Oslo Norwegia

Foto bersama Wagub Josef dengan Tim Kesenian Sabu, delegasi NTT yang segera diberangkatkan ke Oslo Norwegia, ri Rumah Jabatan Gubernur Jl. El Tari Kota Kupang,Minggu petang 23 Juni 2019. Doc. CNC/report ntt-nataniel pekaata.

Ibarat cendawan tumbuh di musim hujan, pembangunan ekonomi bernuansakan kepariwisataan di NTT pun bertumbuh dan terus berkembang signifikan. Disana di tanah Rai Hawu (Sabu Raijua) pulau terselatan Indonesia adalah tautan pembalut misi pembangunan NTT Ring of Beauty (pusat pembangunan pariwisata nasional).

Citra-News.com, KUPANG – FALSAFAH Pembangunan yang masih terngiang di telinga anak negeri Flobamora adalah membangun dari apa yang ada dan apa yang dimiliki rakyat. Spirit yang dilecutkan oleh Gubernur ke-6 NTT, Pieter Alexander Tallo, SH (almarhum) ini, tersirat makna akan pembangunan yang mendaras pada potensi kekayaan alam dan budaya yang ada dan dimiliki rakyat NTT.

Sadar akan pemeo, setiap orang (pemimpin, red) ada jamannya dan setiap jaman ada orangnya, memiliki jiwa dan semangat membangun yang sama. Yakni untuk mencapai kesejahteraan rakyat sesuai tuntutan undang-undang. Misi pembangunan yang dilecuti Gubernur ke-8 NTT, VIKTOR Bungtilu Laiskodat yakni menjadikan pariwisata NTT salah satu pusat pembangunan nasional (Ring of Beauty) adalah lanjutan dari salah satu Tekad Pembangunan 10 tahun lalu yang digagas Gubernur FRANS Lebu Raya dan dua Wagub NTT sebelumnnya, ESTHON Leyloh Foenay dan BENNY Alexander Litelnony.

Di momentum kepemimpinan Gubernur Viktor dan Wakilnya JOSEF dalam misi pembangunan NTT 5 tahun ke depan ini, bukan sekadar jargon dan pamer tanpa pamor. Ditambah lagi pembangunan kepariwisataan ini terus ditata dan dikemas dalam berbagai bentuk. Entah melalui festival kesenian daerah, festival tenun ikat, dan me-refenting minuman keras dalam kemasan elegan berlabel SOPHIA. Dan berbagai tindakan nyata lainnya,baik dilakukan oleh Gubernur dan Wagub juga digalakkan oleh Ny. JULIE Sutrisno Laiskodat selaku Ketua Dekranasda Provinsi NTT dan timnya.

Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. JOSEF A. Nae Soi, MM mengatakan, Provinsi NTT harus terus maju di sector Pariwisata. Pernyataan yang demikian bernas dari sang Wagub Josef usai memantau secara langsung latihan terakhir Tim Kesenian asal Kabupaten Sabu Raijua, di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Minggu petang 23 Juni 2019.

Persiapan yang dilakukan tim kesenian Sabu ini, kata Wagub Josef, merupakan persiapan tim untuk nantinya tampil pada Festival Wonderful Indonesia yang akan berlangsung di Oslo Norwegia. Setelah dari Oslo Norwegia, NTT juga akan mengutus delegasinya ke Expo di Newzeland, tegasnya.

Illustrasi Wagub Josef (kiri) menerima dokumen di Sidang Paripurna DPRD NTT terhadap Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi atas LPJ Pelaksnaan APBD 2018, di Ruang Kelimutu Gedung 2 DPRD NTT, Jl. Poisi Militer Kota Kupang, Jumat malam, 21 Juni 2019. Doc. CNC/marthen radja.

“Lewat diutusnya tim kesenian Sabu ke Oslo Norwegia ini, diharapkan dapat lebih memperkenalkkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Provinsi NTT dan Indonesia ke luar negeri. Atau dengan kata lain ke taraf Internasional, karena lewat budaya orang dapat mengenal kepribadian suatu negara,”ungkap Wagub Josef.

Seperti diberitakan reportntt.com, pada kesempatan yang sama Wagub Josef juga mengatakan, di momentum festival di Oslo Norwegia ini juga akan dibawa replika komodo untuk lebih memperkenalkan icon Wisata NTT yang luar biasa ini.

Terkait Replika Komodo yang ikut diterbangkan ke Oslo Norwegia, hasil pantauan citra-news.com menyebutkan, bobot (ukuran) replika komodo yang akan dibawa delegasi NTT ke Festival Wonderful Indonesia di Oslo Norwegia, berukuran panjang dengan diameter 2 Meter dan beratnya mencapai 40 kg.

Dikabarkan, seluruh delegasi (utusan) NTT yang akan berangkat ke Festival Wonderful Indonesia di Oslo Norwegia sebanyak 21 orang. Dengan rincian adalah Gubernur NTT, Bupati Sabu, 1 orang anggota DPRD NTT, 1 orang dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, 1 orang perwakilan ASITA, 14 orang anak-anak Sabu selaku tim kesenian, 1 orang pemain sasando dan 1 orang pelatih tari.

Pemprov NTT Dukung Fesitival KALABAMAJA

Wagub Nae Soi juga menerangkan bahwa Pemerintah Provinsi NTT sangat mendukung digelarnya Festival Kalabamaja yang akan berlangsung pada September 2019 mendatang di Kabupaten Sabu Raijua.

NTT itu harus maju di sektor pariwisata, tegas Wagub Josef berulang. Berbicara soal pariwisata yang pertama adalah atraktif. Baik atraktif secara budaya dan atrkatif oleh sumber daya alamnya.

Oleh karena itu Pemerintah Provinsi NTT selalu mendorong agar setiap kabupaten/kota yang ada di Provinsi NTT untuk selalu menggelar festival-festival budaya. Selain itu Pemerintah Provinsi NTT akan juga terus membenahi aksesbilitas serta akomodasinya serta sejumlah pembenahan strategis lainnya untuk memajukan sektor pariwisata di NTT.

Dikatakannya, pemerintah juga terus mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk dapat merubah mindset atau pola pikir, guna dapat selalu menjaga kebersihan. +++ citra-news.com/reportntt.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *