“Kita sudah ujicoba pada tahun 2020 dengan total luasan lahan 2.840 hektar. Di Kabupaten Flores Timur (Flotim) dan Lembata saat itu dikembangkan secara besar-besaran. Hasilnya lumayan banyak hingga pengolahan menjadi nasi oleh bebrapa kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Flotim. Dari situ tahun 2021 ini terus kita perluas dan kembangkan di 13 kabupaten dengan luasan lahan mencapai 3.200 hektar,”terang Umbu. +++ marthen/citra-news.com
Kolaboratif Menuju PETANI MILENIAL Kementan RI Ajak Pemprov NTT
- Dibaca 420 kali
CitraNews

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Selain itu, beliau pernah menjadi Dosen untuk mata kuliah Logika di Universitas Atmajaya, juga Universitas…

“Kami memahami bahwa setiap persoalan hukum memerlukan penanganan yang cermat, taktis, dan personal. ASA LAW…

Untuk cabang Shorinji Kempo, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp75 juta. Pertandingan penyisihan dijadwalkan berlangsung…

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan pelabuhan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya lahan dan anggaran….

Lebih jauh PIAR NTT menulis, langkah membuka kembali penyidikan harus diikuti pemeriksaan yang menyeluruh, objektif,…







