UNIK, Galeri ATM Bank NTT Dari Kontainer BEKAS

Illustrasi Wali Kota Kupang, JEFRII Riwu Kore  (kiri) dan Dirut Bank NTT, HARRY Alexander Riwu Kaho. Doc. marthen radja/citra-news.com/ berbagai sumber.

Menghadirkan galeri ATM yang didesain dari kontainer bekas, ditengarai sebagai hal unik dari hasil kreasi dan inovasi cerdas Bank NTT.

Citra-News.Com, KUPANG – WALI KOTA Kupang, Dr. JEFIRSTSON (Jefri) R. Riwu Kore, MM,MH pada Rabu 15 September 2021 menandai secara resmi diberlakukannya Smart Branch Bank NTT di KCU (Kantor Cabang Utama) Kupang.

“Patut kita beri apresiasi bahwa ada begitu banyak perubahan dan langkah kreatif yang diambil oleh manajemen Bank NTT saat ini. Bank NTT sudah turut menjaga bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Kupang, terutama di tengah pandemi Covid19,” ungkap Jefri

Masyarakat harus tahu kontribusi Bank NTT terhadap pembangunan Kota Kupang, tegasnya sembari mengapresiasi terobosan yang sudah dibuat Bank NTT tersebut.

“Bank NTT mendukung pembangunan Kota Kupang menuju Smart City tidak hanya dalam pertumbuhan ekonomi. Tetapi juga dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Kupang menata kota menjadi lebih baik,” kata Jefri.

Salah satu contoh nyata, sebut Jefri, adalah CSR Bank NTT di Bundaran Tirosa berupa air mancur yang sekaligus menjadi media iklan bagi Bank NTT.

Bank NTT juga kerap membantu Pemkot Kupang lewat berbagai program CSR-nya. Selain lewat pembagian deviden.

“Saat ini Pemkot Kupang sedang berupaya mengajukan permohonan untuk perubahan Peraturan Daerah terkait penambahan modal di Bank NTT,” tuturnya.

Sembari berharap jika sudah ditetapkan tambahan modal tersebut bisa membantu Bank NTT dalam memenuhi target modal inti yang disyaratkan OJK.

Alex : Layanan Konvensional Diganti Dengan Mesin.

Direktur Utama Bank NTT, HARRY Alexander Riwu Kaho menyatakan, semua pencapaian yang diperoleh Bank NTT saat ini, tidak lepas dari dukungan Wali Kota Kupang dan para kepala daerah lainnya sebagai pemegang saham.

“Dengan dukungan positif dari semua kepala daerah se-Provinsi NTT, kami yakin Bank NTT akan mmpu mencapai modal inti yang diisyaratkan OJK untuk posisi 2020 yakni minimal Rp 2 triliun,”tutur Alex optimis.

u

Menurut Alex, saat ini modal inti yang dimiliki Bank NTT senilai 1 triliun 940 miliar rupiah.

“Dukungan modal dari Pemkot Kupang hingga saat ini senilai Rp 97,5 miliar, dengan jumlah deviden yang sudah diberikan senilai Rp 142,6 miliar,” tandasnya.

Terkait Galeri ATM Kontainer, beber Alex, kegiatan hari ini merupakan langkah lanjutan dari launching pada 17 Juli 2021 lalu, untuk mewujudkan komitmen menuju super smart bank.

“Penyesuaian dan adaptasi industri perbankan dengan dunia digitalisasi perlu terus kita lakukan,” tandasnya.

Dengan sistem ini, kata Alex, layanan teller yang konvensional akan berkurang diganti dengan mesin. Layanan yang selama ini butuh waktu cukup lama kini bisa lebih singkat.

Namun diakuinya dalam implementasi sistem ini mereka menemukan kendala. Terutama soal syarat administrasi oleh para calon nasabah yang terhambat karena belum memiliki dokumen kependudukan.

Bahkan beberapa kali pihaknya menemukan ada calon nasabah yang memiliki KTP “aspal” (asli tapi palsu), dengan data ganda. Sehingga tidak bisa diproses. Karena itu pihaknya siap bekerja sama dengan Pemkot Kupang untuk menertibkan masalah administrasi semacam itu.

Bank NTT juga sudah membantu Pemkot Kupang dalam upaya melakukan percepatan vaksinasi. Saat ini pencapaian vaksinasi di Kota Kupang sudah mencapai 64 persen. Diharapkan akhir September mendatang sudah mencapai 70 persen.

“Jika pandemi sudah berakhir dan warga sudah bisa beraktivitas normal, Bak NTT akan menggandeng Karang Taruna Kelurahan Oebobo untuk menampilkan kreativitasnya di area ATM Kontainer,” kata Alex.

Menurutmnya, pada malam hari tempat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi warga setempat.

Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I NYOMAN Ariawan Atmaja menyampaikan, salah satu upaya BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah mendorong digitalisasi ekonomi dan keuangan melalui layanan ATM dan sistem pembayaran.

“Dengan menggunakan sistem ini, ada indikasi Bank NTT sudah mulai on the track. Kita berharap dalam dua tahun ke depan Bank NTT sudah menjadi bank devisa di daerah ini,” tuturnya.

Sementara Wakil Kepala OJK Provinsi NTT, SETIA Ariyanto menambahkan, menurut penilaian OJK, Bank NTT makin sehat di tengah pandemi covid 19.

“Meski di tengah pademi Covid19 Bank NTT semakin sehat. Dengan makin sehatnya Bank NTT kami berharap Bank NTT makin melangkah lebih baik. Sehingga membuka peluang untuk fully digital dalam pelayanannya,” ungkap Ariyanto.

Dilihat dari kinerja keuangan Bank NTT secara umum cukup meningkat di tengah pandemi, puji Ariyanto. Terutama penyaluran kredit yang sangat tinggi melampaui pencapaian nasional.

Ariyanto membeberkan, perkreditan Bank NTT secara yoy di Bulan Juni 2021 mencapai 7,92 persen. Sementara secara nasional hanya 0,64 persen.

Sementara secara year to date tahun 2021, lanjut dia, perkreditan di Bank NTT mencapai 3,05 persen. Sementara pencapaian secara nasional hanya 1,84 persen.

“Kami berharap pertumbuhan kredit ini bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi di NTT,” ujanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lembata, Dr. THOMAS Ola Langoday, MM, Komisaris Independen Bank NTT, SEMUEL Djoh, para Direktur Bank NTT dan Kepala Divisi, Kepala Bank NTT KCU Kupang beserta jajarannya, Kasie Intel Kajari Kota Kupang serta rohaniwan.

Dari Pemkot Kupang turut mendampingi Wail Kota Kupang diantaranya, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Kupang, YANUAR Dally,SH,M.Si, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, IGNASIUS Lega,SH, Kepala Badan Keuangan Kota Kupang, Dra. THRUICE Balina Oey, M.Si serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, ERNES Ludji, SSTP, M.Si.

Diketahui, Wali Kota Kupang melaunching Galeri ATM Kontainer di Bank NTT Kantor Cabang Utama (KCU) Kupang, Jl. Cak Doko, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang Provinsi NTT Rabu 15 September 2021.

Berubah Sistem CDM ke CRM

Galeri ATM yang dibangun dari kontainer bekas itu didesain secara unik, terletak persis di sisi barat Bank NTT KCU Kupang.

Desain bagian dalam dan luarnya dicat menarik, serta dilengkapi pendingin ruangan. Lantainya dipasangi keramik, dibuatkan pintu dan jendela kaca transparan.

Disisi atas kontainer, didesain menjadi sebuah tempat nongkrong bagi kaum muda dan bisa menjadi spot foto menarik. Ada lampu hias dan pagar pembatas agar siapapun aman dari kecelakaan. Akses ke atas menggunakan sebuah tangga di sisi timur kontainer.

Ada tiga unit mesin ATM di dalamnya untuk melayani sejumlah nasabah yang mendatangi central ATM itu.

Sebelumnya program ini sudah dilaunching oleh Gubernur NTT bertepatan dengan HUT Bank NTT ke-59 pada 17 Juli 2021 lalu dan mulai digunakan di Bank NTT Kantor Cabang Khusus.

Smart Branch Bank adalah aktivitas pelayanan nasabah bertransakasi dengan menggunakan mesin SBS (smart bank service) yang dapat diinisiasi, dilakukan sendiri oleh nasabah melalui interface nasabah di dalam Smart Bank.

Mesin yang digunakan dalam sistem ini antara lain adalah Cash Recycle Machine (CRM), yang merupakan pengembangan dari mesin CDM (Cash Deposit Machine). Dimana CDM hanya dapat melayani setoran tunai. Sedangkan CRM dapat melakukan keduanya, yakni setor tunai dan tarik tunai, pembayaran, pembelian, transfer.

Mesin lain yang digunakan sistem ini adalah Smart Teler System (STS), yang merupakan mesin yang akan melayani pembukaan rekening baru secara mandiri pada SMART BANK NTT, dengan melakukan verifikasi pada NIK nasabah/calon nasabah. +++ citra-news.com/PKP_chr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *