Mengharukan, Serahkan KUNCI Rumah Dibedah JERIKO Temui LEBRINA Sakit Lumpuh

Program Bedah Rumah merupakan saluran berkat bagi keluarga kurang mampu untuk bisa memiliki rumah layak huni. Tapi dengan pendekatan skala prioritas.

Citra News.Com, KUPANG – WALI KOTA Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menyerahkan kunci rumah yang telah selesai dibedah oleh Pemerintah Kota Kupang, kepada 5 orang KK Lansia (Kepala Keluarga Lanjut Usia) di wilayah Kota Kupang, pada Selasa 11 Januari 2022.

Semua penerima manfaat bantuan bedah rumah program pemerintah Kota Kupang kali ini merupakan warga Lansia.

Salah satu di antaranya adalah seorang janda yang mengalami kelumpuhan akibat sakit yang dideritanya selama tujuh tahun terakhir.

Dia adalah ibu Lebrina Bistolen warga Kelurahan Bakunase Kecamatan Kota Raja. Oma Lebrina mengalami kelumpuhan sejak 7 tahun yang lalu akibat serangan stroke dan komplikasi lainnya.

Saat Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore – Jeriko dan rombongan tiba di rumah Oma Lebrina rasa haru menyelimuti sang Wali Kota.

Peristiwa yang tidak lasim dialami sang Wali Kota Kupang itu paling tidak menjadi inspirasi bagi pemerintah selaku pengambil kebijakan agar selalu peduli dengan kehidupan orang-orang ‘kecil’ seperti Oma Lebrina.

 

Selain janda oma Lebrina juga menderita sakit lumpuh dan hanya terbaring di tempat tidur. Suaminya telah lama meninggal dan setiap hari Oma Lebrina dibantu seorang anak perempuannya yang telah dewasa, bernama mama Yane. Mama Yane selain mengurus keseharian Oma Lebrina, juga harus menyelesaikan beberapa pekerjaan lainnya mulai dari menyiram sayur hingga mengurus ternak.

Mewakili Oma Lebrina, mama Yane menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah membantu Oma Lebrina. Dengan suara terisak ia menyampaikan bahwa keluarga oma Lebrina mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Kupang dan semua jajaran yang telah melihat dan membantu membangun rumah bagi Oma Lebrina.

“Tidak ada yang bisa kami beri selain ucapan terima kasih dan doa tulus, semoga dalam pelayanan Bapak Wali Kota dan jajarannya selalu diberikan berkat dan kebijaksanaan berlimpah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Pada kesempatan ini kami keluarga juga mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-62 tahun kepada bapak Wali Kota. Semoga diberikan berkat dan rahmat agar umur panjang serta kesehatan. Untuk menjadi berkat bagi keluarga dan masyarakat Kota Kupang,” ungkap mama Yane.

Sebelum menyerahkan kunci rumah hasil dibedah kepada Oma Lebrina, lokasi pertama didatangi Jeriko adalah rumah milik ibu Aplonia Seli Dethan di RW 04, Kelurahan Oesapa Barat Kecamatan Kelapa Lima.

Kunci rumah diterima langsung oleh ibu Aplonia yang juga seorang janda. Ia tinggal bersama kedua orang anaknya sejak suaminya meninggal beberapa tahun silam. Sejak itu ia berperan ganda selain ibu rimh tangga sekaligus kepala keluarga.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ibu Aplonia Dethan berjualan di pasar dengan modal seadanya.

Pada kesempatan penyerahan kunci rumah di wilayah Kecamatan Kelapa Lima tersebut, Wali Kota Kupang didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Lodywik Djungu Lepe, S.Sos, Camat Kelapa Lima I Wayan Astawa,, Lurah Oesapa Barat Christian E. Chandra, SH dan Kapala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang Ernest S. Ludji, S.STP.,M.Si.

Walikota bersama rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Kelapa Lima di RT. 20 untuk menyerahkan kunci rumah kepada Bapak Ruben Rodjo.

Di rumah tersebut Ruben Rodjo tinggal bersama istrinya Damaris Rodjo dan tiga orang anaknya. Di masa senja mereka berdua hanya menggantungkan hidup pada anak-anaknya.

Sebelum dibedah, kondisi rumah bapak Ruben sudah sangat tidak layak untuk dihuni. Menyambut kunjungan Walikota Kupang, kedua orang lanjut usia itu menghampiri dan memberi hormat penuh kehangatan, sambil mengalungkan kain tenun di pundak Walikota, Oma Damaris memeluk Walikota yang biasa disapa Jeriko itu.

Dari Kecamatan Kelapa Lima, rombongan kemudian meneruskan perjalanan ke Kecamatan Maulafa, tepatnya di Kelurahan Maulafa untuk menyerahkan kunci rumah kepada Bapak Yohanis Djami Lena (53 tahun).

Bapak Yohanis tidak memiliki istri dan hidup sebatang kara. Penyerahan kunci rumah tersebut berlangsung di dalam rumah karena pada saat itu kelurahan Maulafa diguyur hujan deras. Menyambut penyerahan kunci rumah bapak Yohanis didampingi kerabat dan tetangga.

Dengan penuh rasa bahagia dan haru bapak Yohanis menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang atas program bantuan bedah rumah yang menyentuh rakyat kecil dan tak mampu.

Ia berharap program bedah rumah ini bisa terus dilanjutkan agar masyarakat Kota Kupang yang belum memiliki rumah layak huni bisa mendapatkan bantuan seperti dirinya.

Perjalanan dilanjutkan menuju kelurahan Bakunase 2, tepatnya di RT 16, di rumah bapak Romanus Tupitu Seran (55Th). Bapak Romanus adalah seorang lansia yang setiap harinya bekerja sebagai petani sawah dan menyiram sayur di kebun dekat rumahnya.

Saat penyerahan kunci rumah, bapak Romanus didampingi bapak Imanuel Benu kerabatnya, keluarga serta para tetangga.

Dalam kesempatan itu Imanuel Benu mewakili keluarga menyampaikan atas nama keluarga Oematan, Masu, Seran dan masyarakat sekitar menyambut gembira penyerahan kunci rumah bagi bapak Romanus.

Menurutnya sebelum rumah ini dibedah orang yang melintas lewat jalan ini bisa melihat dari depan hingga belakang, kalau dari samping pasti bisa langsung tembus sebelah. Karena dindingnya sudah roboh dan atapnya sudah tidak ada lagi.

Sebelum rumah ini selesai dibedah Romanus juga pernah berbicara dengannya tentang ketidakmampuannya untuk memperbaiki rumah tersebut.

“Ini untung bae Bapak Wali Kota bant. Kalo sonde, mugkin kalo mati beta langsung ditaro sa di dalam rumah yang sudah ancur ini”, tutur Imanuel dalam dialek Kupang, seperti yang disampaikan Romanus kepadanya.

Ini yang membuat keluarga besar merasa haru dan tidak bisa melupakan bantuan pemerintah ini. Oleh sebab itu dia menyampaikan atas nama Romanus Seran, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Wali Kota Kupang lewat program bedah rumah.

Bapak Romanus tidak bisa membalas dengan sesuatu yang lebih indah dari doa agar bapak Walikota tetap sehat.

Menutup ucapannya bapak Imanuel Benu memberikan sebuah foto yang sudah dibingkai rapih. Foto tersebut adalah sebuah foto kenangan keluarga di saat pernikahan anaknya yang juga dihadiri Wali Kota Kupang.

Bedah Rumah Berskala Prioritas

Dalam kesempatan yang sama Wali Kota Kupang, Jeriko mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman terus berusaha agar program-program prioritas ini bisa berjalan dengan baik.

“Masih banyak warga yang membutuhkan bantuan serupa. Namun kami minta masyarakat tetap bersabar. Karena keterbatasan anggaran Pemkot sehingga bantuan dilakukan secara bertahap dengan melihat skala prioritas,”ucapnya.

Wali Kota juga meminta para lurah untuk jeli dan cermat dalam melakukan pendataan terkait program-program bantuan bagi masyarakatnya.

Pada kesempatan tersebut Walikota juga menyampaikan informasi terkait bantuan dana seroja yang sebentar lagi akan dicairkan. Kepada aparat pemerintahan setempat Wali Kota minta agar mengawal dengan ketat proses distribusi dana bantuan bagi masyarakat tersebut.

Ia menegaskan agar dalam penyalurannya tidak ada satupun staf pemerintah yang bermain-main dengan bantuan itu. Karena jika melanggar akan ditindak dengan tegas. +++ citra-news.com/PKP/jms.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.