Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

MENEPI Sejenak ke Ruang KONTROVERSI SMAN 6 Kupang (*/Bagian Satu)

CitraNews

“Kali ini kita kasih tunjuk bahwa seluruhnya nanti ke depan, lahir pemikir-pemikir hebat, lahir anak-anak yang sukses, lahir datang dari anak-anak SMAN 6 Kupang. Karena sekolah ini kita persiapkan untuk menjadi salah satu sekolah unggulan. Semua setuju?anak-anak setuju tidak?”, ucap Gubernur Viktor diikuti tepuk tangan dan teriakan setuju oleh para siswa.

Nah kalau setuju, tambah dia, kalian mau menari tidak. Kita menari dulu satu dua tarian. Kita rileks dulu sambil bapak/ibu guru bersihkan toilet.

“Jangan toilet di sekolah unggul kata orang penuh dengan segala macam bau. Toilet harus bersih. Bisa ditaruh wangian (rasa) kopi disana. Semua yang masuk disitu wajib untuk bersihkan. Tidak boleh yang namanya WC sekolahnya bau. Kalau WC sekolah bau itu bukan sekolah unggulan”, tandasya.

Baca Juga :  QRIS Bank NTT Membakar ANTUSIASME Pedagang PASAR Terbakar ALOR

Lebih lanjut dikatakannya, nanti satu saat saya (Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, red) datang pagi-pagi bawa makanan duduk makan di dalam toilet. Kalau toliet itu bau maka.pasti gagal. Karena saya kalau toilet itu wangi maka kita akan makan disitu.

“Satu saat saya datang tidak perlu tunggu lama lagi, masuk sendiri bawa makanan dan makan disitu. Nanti sebentar tunjuk saya dimana toliet dan kamar mandi itu berada supaya saya tahu”, ujarnya.

Baca Juga :  KLAIM Kriminalisasi Oleh KPA DIPERTANYAKAN, Jejak Panjang KASUS JOHN Bala TERUNGKAP

Terpantau awak portal berita citra-news.com, rombongan gubernur tiba di SMAN 6 Kupang Jumat kemarin sekira pukul 05.00 Wita. Sementara para guru dan siswa Calon Sekolah Unggulan ini sudah siap sekira pukul 04.00 dini hari.

Saat tiba Gubernur Viktor diarak dengan iringan drumband dan Tarian Tominuku dari Alor. Tepat di teras sekolah Gubernur Viktor diselendalangi kain adat oleh Hendrikus Hati, S.Pd, M.M, Kepala SMAN 6 Kupang.

Tampak bersama Gubernur Viktor diantaranya Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Prisilia; Kepala Dinas (Kadis) P dan K Prov.NTT, Linus Lusi dan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Ayub Sanam beserta staf; Kadis Pertaniandan Perkebunan Prov. NTT, Lucky F. Koli; Kadis Perhubungan Prov. NTT, Isak Nuka. Serta dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT.

Baca Juga :  Urusan PPKM, Begini Instruksi Mendagri TITO Karnavian

Hampir pasti Gubernur Viktor menggandeng Kadis Perhubungan berkaitan dengan prospek ke depan dalam urusan moda transportasi. Jika saja benar-benar diterapkannya jam masuk sekolah dimulai pada pukul 05.30 Wita.

Dan menyertakan Kadis Pertanian berkaitan dengan kerja kolaborasi di sektor perkebunan. Karena SMAN 6 Kupang saat ini punya keunggulan lain. Yaitu memiliki lahan yang ditanami jenis tanaman Rempah-Rempah. Dan sekolah ini bakal jadi produsen minyak serai dengan nama S3 (bersambung).  +++ citra-news.com