Namun kali ini para guru dan Tendik sanggup mengolah gerakan kaki dan liukan pinggang yang aduhai lentur. Dipadu balutan kain tenun NTT ala peserta lomba fashion show, mereka sepertinya malas tahu dengan keadaan sekitar.

Terpantau awak citra-news.com, selain fashion show juga lomba nyanyi solo. Adapun lirik ‘lagu wajib’ yang dinyanyikan peserta lomba adalah Kebyar Kebyar yang memiliki cuplikan lirik “Indonesia Merah Darahku Putih Tulangku” diciptakan oleh Gombloh dan rilis pada tahun 1979.
Juga lagu pilihan pilihan berlanggam lagu daerah. Selain siswa tidak terkecuali mahasiswa magang. Mereka tampil ekspresif nan eksotis tampak elegan, apalagi dalam balutan kain tenun aneka motif dati rahim NTT.
Adalah OLIVER Dony Zachariaz (mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektro), dia mengaku senang dan bangga dipilih jadi peserta lomba tarik suara.

“Saya senang bisa mewakili 36 orang mahasiswa magang. Dan juga bangga bisa jadi juara satu”, ungkap Dony.
Diketahui, lirik lagu Kebyar Kebyar dari grup band Lemon Tree’s Anno ’69, ciptakan Gombloh dan sering dinyanyikan pada momentum HUT RI.
Indonesia
Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatmu
Indonesia
Debar jantungku, getar nadiku
Berbaur dalam angan-anganmu
Kebyar-kebyar pelangi jingga

Indonesia
Nada laguku, simfoni perteguh
Selaras dengan simfonimu
Kebyar-kebyar pelanggi jingga













