Dia mengakui, meskipun SDM guru masih terbatas tapi guru-guru kami telah melaksanakan pengajaran anak bangsa sesuai dengan tuntutan kurikulum yang ada.
“Kami sudah melaksanakan pengajaran anak bangsa sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka Belajar berbasis diferensiasi dan menyenangkan”, kata Safirah.
Kami harus akui, tambah dia, bahwa mainshet berpikir guru-guru yang ada ini masih perlu ditingkatkan. Lewat kunjungan ini kiranya ada penguatan-penguatan tertentu dari bapak senator. Iya, mungkin saja bisa ada peningkatan, tandasnya.
Sementara Paul Liyanto mengaku kedatangannya bersama staf ahlinya dan GM Hotel Harper atas undangan kepala sekolah.
Saya (Paul Liyanto, red) datang kesini tidak dalam kapasitas sebagai anggota DPD RI, tegasnya. Saya didampingi pak Amir selaku GM Hotel Harper dan Staf Ahli saya pak Basius Lema.
Sebagai pemilik lembaga pendidikan UCB dan Hotel Harper, saya sudah melihat beberapa ruang praktek sebagai penerapan pendidikan vokasional di SMKN 5 Kupang
Menurut dia, ukuran mutu pendidikan kejuruan bukan saja lulusan 100 persen secara ilmu pengetahuan. Akan tetapi tolok ukur mutu lulusan siswa SMK terletak pada kemampuan skill yang dimiliki. Sehingga bisa diterima kerja di sektor industri dan dunia usaha.
“Yang menjadi tuntutan Dudi saat ini adalah kompetensi keahlian. Untuk itu siswa dituntut memiliki skill yang memadai sehingga bisa diterima di dunia kerja. Demikian juga para guru diharapkan perlu meningkatkan kompetensi sesuai tuntutan jaman”, kata Paul.
Dalam rapat itu Paul memuji SMKN 5 yang sudah banyak berubah. Secara fisik sudah bagus ada kemajuan sehingga Presiden Jokowi bisa berkunjung ke SMKN 5 Kupang.
“Ini peluang untuk mendapatkan bantuan peralatan dari pemerintah. Daripada kami di sekolah swasta hanya dari hasil swadaya tapi koq bisa membangun kembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga Perguruan Tinggi”, tuturnya.
Paul berkesempatan melihat ruang Otan yang berisikan peralatan dan mesin berteknologi canggih untuk pembangkit listrik tenaga Surya, tenaga Angin, dan tenaga Air. Atau energi baru terbarukan (EBT), yang merupakan satu-satunya SMK di NTT.
Terhadap peralatan yang ada, kata Paul, diperlukan pengelolaannya secara baik. Meskipun peralatan memadai tapi SDM terbatas juga akan menumbulkan masalah.
Karena itu Paul beri apresiasi kepada Kasek Safirah yang telah menjalin kerjasama dengan UCB dan Hotel Harper. Kerjasama berkaitan dengan sektor pendidikan dalam kerangka memajukan SDM NTT.













