Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

RAKER Bersama KEPALA Daerah Pj. Gubernur ANDRIKO Melejitkan ENAM Agenda PRIORITAS

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Terkait penanganan stunting di NTT, Pj. Gubernur Andriko mengatakan dibutuhkan kolaborasi secara pentahelix yang akan dilaksanakan melalui Gerakan Kemanusiaan Percepatan Penanganan Stunting Terpadu (GKP2ST) yang digagasnya.

“Program GKP2ST akan dilaksanakan melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT), berbasis B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, Aman), Makan Bergizi Gratis dan Gerakan Orang Tua Asuh (GOTA) Balita/Anak Stunting,” ucapnya.

Berkaitan dengan cuaca Pj. Gubernur Andriko menyebutkan bahwa mengantisipasi dampak peningkatan suhu bumi diwaktu mendatang, dihimbau agar dilaksanakan gerakan menanam pohon.

Baca Juga :  Pj. Gubernur NTT ANDRIKO Dorong Pemanfaatan PANGAN LOKAL Untuk Penanganan STUNTING

Menurut dia, kenaikan suhu bumi tentu akan membawa dampak perubahan cuaca yang signifikan. Sehingga ini harus segera kita cegah, bersama kita laksanakan gerakan menanam pohon seperti pohon kusambi, mangga, dan sebagainya.

“Saya harapkan masing-masing menyiapkan lokasi penanamannya, agar NTT rindang, NTT sejuk,” ujarnya.

Baca Juga :  KOMISI V Soroti Dinas PK NTT, Kadis Ambros : Bagi Saya HAL itu BIASA

Menutup arahannya, Pj. Gubernur Andriko turut menyampaikan sejumlah penegasan kepada Kepala Daerah se-NTT untuk mendorong peran aktif Pemerintah Desa melalui pemanfaatan Dana Desa untuk percepatan penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal.

Kerja kolaborasi dan saling sinergis antarpihak menjadi penggerak dalam pemanfaatan pangan lokal. Diharapkan saling sinergis dan kolaborasi semua pihak baik akademisi, pihak swasta atau Pelaku Usaha, Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota, Pemerintah kecamatan dan kelurahan/desa serta media massa.

Baca Juga :  OPTIMIS Pelaksanaan UNBK Aman Kecuali ‘Force Major’

Kota Kupang Terkendali

Pj. Wali Kota Kupang, Linus Lusi, diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan Kota Kupang terkait enam isu prioritas dimaksud.

Linus menjelaskan realisasi anggaran Pemerintah Kota Kupang untuk periode pertama tahun anggaran mencapai Rp 2.632.700.000 dengan realisasi sebesar 67,4% hingga 10 Oktober 2024. Sedangkan realisasi belanja mencapai 62,5%.