Para kepala daerah “ditempah” fisik dan mental serta dibekali pengetahuan yang mumpuni untuk mampu menatakelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good goverment and clean governance).
Citra News.Com, MAGELANG – SELAMA mengikuti Retreat atau pembekalan di Akademi Militer Magelang, ada 505 Kepala Daerah (KDH) dan Wakil KDH ditempah kedisiplinannya ala militer.
Salah satunya Walikota dan Wakil Walikota Kupang, Christian Widodo dan Serena Francis. Bahkan Dokter Christian Widodo didaulat jadi Komandan Kompi (Danki) yang membawahi 3 (tiga) Pleton dalam Apel hari ke 4 di Lembah Tidar Akmil Magelang. Luar biasa bukan?
Sebagai Danki sudah pasti Christian Widodo menerapkan hal-hal yang sudah dibekali mulai dari tampilan fisik untuk apel pagi , kebiasaan bangun tidur, makan minum, olahraga, dan kedisiplinan mental yang harus dimiliki peserta Retreat.
Karena diketahui kedisiplinan fisik dan mental yang sudah jadi “ayam sayur” di tubuh TNI ini ditularkan juga ke KDH dan WKDH. Ditambah lagi dengan bekal pengetahuan yang mumpuni dalam memimpin bangsa. Sehingga mampu menatakelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa (good goverment and clean governance) yang bisa menciptakan kehidupan masyarakat yang adil, sejahrera, dan mandiri.
Itulah sesungguhnya spirit yang dibangun Prediden Prabowo Subianto hingga menggelar Retreat bagi KDH dan WKDH Terlantik pada Kamis 20 Februari 2025. Dan Akmil Lembah Tidar Magelang jadi saksi sejarah karena untuk pertama kalinya dalam sejarah baru Presiden Prabowo Subianto menerapkan kedisiplinan ala militer bagi para Menteri Kabinet Merah Putih dan KDH/WKDH se-Indonesia.
Terkait tempahan kedisiplinan, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mendapat kehormatan sebagai Komandan Kompi (Danki) yang membawahi tiga pleton dalam Apel hari keempat di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil) Magelang.












