Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

BERPUASA Tidak Sekadar TAHAN DIRI dari Rasa LAPAR dan HAUS Tapi…

Reporter: Marthen RadjaEditor: Dedy -Rumah Web Jakarta
CitraNews

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang, Haji Muhammad, mengapresiasi inisiatif Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang baru beberapa hari menjabat, namun langsung menunjukkan perhatian kepada masyarakat dengan menghadiri acara buka puasa bersama.

“Saya sangat mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang. Baru hari kedua mereka berkantor, namun sudah berinisiatif untuk Berbuka Puasa Bersama. Ini menunjukkan perhatian dan kedekatan mereka dengan masyarakat. Semoga mereka dapat terus menjalankan tugas dengan baik untuk kesejahteraan warga Kota Kupang,” kata Muhamad.

Dia menegasikan bahwa ibadah puasa bukan hanya tentang menahan rasa lapar dan haus. Akan tetapi juga dalam artian luas menahan diri dari segala bentuk perilaku negatif yang dapat merugikan orang lain.

Baca Juga :  UMKM Binaan Bank NTT Ini Ditengarai MENGINSPIRASI Negeri

“Saya hanya berpesan pak Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Kupang, bahwa saum atau berpuasa itu juga menahan diri jangan-jangan tanda tangan ini salah. Tanda tangan tapi berakibat merugikan banyak orang. Karena hari ini banyak sekali yang lakukan hal yang salah ini”, ungkap Muhammad.

Iya, banyak sekali, sambung dia. Jadi artinya berpuasa secara umum itu menahan diri dari segala hal yang negatif. Dari perilaku buru-buru tanda tangan tapi hasilnya negatif dan merugikan orang lain.

Baca Juga :  MENDAGRI Ingatkan Para PENJABAT Jangan Sampai Kena OTT

Bahwa tanda tangan yang berimplikasi menyusahkan orang sepatutnya Wali Kota dan Wakil serta Ketua DPRD Kota Kupang jangan lakukan itu. Contoh saat ini belum selesai kasus Timah muncul lagi kasus Pertamina.

“Belum selesai semua dilantik eh ternyata disana sini timbul masalah sehingga belum bisa dilantik. Masyarakat minta pilih ulang tapi KPU bilang dana tidak ada, kas sudah kosong. Nah ini terjadi karena ulah pihak-pihak tertentu yang tidak saum atau tidak berpuasa. Dan tidak sanggup menahan diri terhadap goadaan-godaan yang bersifat negatif”, tegas dia.

Diketahui, acara ini selain dihadiri langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis. Juga hadir ADPRD NTT Mohamad Ansor, Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja, dan ADPRD Kota Kupang, diantaranya Muhammad Ikhsan Darwis, Ahmat Thalib dan beberapa lainnya.

Baca Juga :  UNBK di SMKN 5 Kupang Jauh Lebih Baik Tahun Sebelumnya

Hadir pula kepala perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang, Camat Maulafa, Matheus da Costa beberapa camat dan lurah se-Kita Kupang. Juga unsur Forkopimda seperti Kapolresta Kupang Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kupang, DANDIM 1604 Kupang serta tokoh agama dan tokoh masyarakat serta perwakilan organisasi keagamaan. +++ marthen/cnc

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Saum atau Puasa, Agama Islam. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Saum atau Puasa, Agama Islam.