Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

OVOP Menjadikan MASYARAKAT Desa KAYA di NEGERI SENDIRI (Seri 1)

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Program OVOP juga tidak sekadar menghasilkan satu desa satu produk unggul. Tapi juga mengusung transformasi sosial, ekonomi, dan budaya. Program OVOP dikembangkan sesuai inovasi dan kearifan budaya lokal yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Kami percaya di setiap desa/kelurahan memiliki aneka potensi dan produk unggulan masing-masing. Hasil produk yang ada ini diolah, dikemas, dan dijual ke pasar, baik di dalam daerah, ke tingkat regional Provinsi NTT, nasional Indonesia, bahkan dunia internasional.

Baca Juga :  Bertindak VISIONER Ala Kepala SMKN 5 Kupang

Pertanyaannya mengapa OVOP, ucapnya retoris. Bahwa spirit one village one product (OVOP) dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa NTT adalah daerah yang kaya potensi yang luar biasa dan beranekaragam.

Dikatakannya, meski NTT memiliki padang savana yang luas dan gersang serta bebatuan yang keras. Namun tersembunyi di balik itu ada potensi dan kekayaan alam yang berlimpah rua.

Baca Juga :  Gubernur MELKY Beri APRESIASI untuk PERS dan Harapan akan KRITIK yang MEMBANGUN

“Potensi pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan dan kelautan, energi baru dan terbarukan (EBT), serta beragam hayati lainnya. Bila ini dikelola maksimal maka mampu meningkatkan ekonomi berkelanjutan.”, ujarnya.

OVOP Wujud Martabat Diri

Senada Gubernur Melky, Ketua Panitia Launching OVOP Viktor Manek, S.Sos , M.Si menyatakan, Launching OVOP kali ini bukan sekadar peluncuran produk, melainkan sebuah ekspresi rasa dan karya.

Baca Juga :  ARBORETUM Prasarana EDUKASI Mencintai Lingkngan Hidup

“OVOP adalah wujud martabat diri, di mana potensi lokal, kemampuan beradaptasi, dan kerja keras para pelaku usaha terekspresi dalam satu produk yang menggambarkan kebanggaan dan keunikan kita”, ujarnya.

Dari ladang dan laut ke pasar. Dari hamparan tanah membentang hingga kedalaman laut adalah anugerah Tuhan yang masyarakat desa kumpulkan dan dipersembahkan di pasar.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Dinas OMD Provinsi NTT, Viktor Manek. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Dinas OMD Provinsi NTT, Viktor Manek.