Dia menganalogikan seperti barang hadiah atau pemberian ia akan rusak binasa pun tidak ada masalah. Tapi ini barang pinjaman maka suatu saat anak cucu kita akan kembali menagih apa yang dipinjamkan ini.
“Karena itu mari bersama kita jaga dan rawat baik-baik Kota Kupang ini. Mari kita lestarikan bersama, kita buat acara positif seperti ini”, ajak Christian.
Terpantau, hadir pada event akbar ini, diantatanya tokoh-tokoh penting seperti Wakil Bupati Alor, Rocky Minaryo, S.H., M.H., Plt. Camat Oebobo, Lurah Kayu Putih yang diwakili Kasipem, Pdt Yerri dari GMIT Gloria Kayu Putih, Babinsa dan Babinkamtibmas, Karang Taruna dan ratusan peserta yang siap berlaga. Ini menandai semakin meluasnya magnet dari even balap sepeda ini.
Wali Kota menyampaikan pesan yang kuat tentang pentingnya mental juang, disiplin, dan karakter dalam membentuk generasi muda yang tangguh.

“Skill itu 70 persen, tapi mental 30 persen penentu kemenangan. Kita harus membentuk anak muda yang tahan banting,” tegasnya.
Tak hanya bicara soal olahraga, Wali Kota juga menyoroti dampak ekonomi dari ajang ini. UMKM lokal yang bermunculan di sekitar arena menjadi indikator bahwa olahraga bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi masyarakat.













