Penyerahan dokumen ketetapan tentang Pemilihan Ketua KKBM Kupang periode 2025-2028 oleh Ignas Jani kepada Ketua terpilih Agus Bajo. Doc. CNC/Ryan
Citra News.Com, KUPANG – PERKUMPULAN ‘Orang Maumere’ di Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur yang semenjak awal berdirinya bernama Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM), melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes), Sabtu (5/10).
Kabar dari Tim media yang diarsiteki Ryan Nong merilis, MUBES III ini terlaksana di bilangan Jl. Palapa Kota Kupang atau persismya di Aula Dinas Kominfo Provinsi NTT. Bahwa saat membahas agenda pemilihan Ketua sempat deadlock, lantaran 3 (tiga) nama Calon Ketua yang diusulkan kelompok arisan menyatakan tidak bersedia.
Mungkinkan ini sebuah skenario semu atau taktik panitia pelaksana (Panlak) agar ada dinamika demokrasi yang menghebohkan, layaknya Ormas beken lainnya? Entahlah! Hanya Ketua Panlak Mubes III Via Wora dan ‘pasukannya’ yang tahu.
Yang pasti ‘perang’ ide/gagasan serta saling sikut kepentingan selalu mengemuka di lahan organisasi. Pasalnya sekecil apapun organisasi jika dilumuri kepentingan ego wilayah dan urusan like and dislike, maka terapan demokrasi model ini tidak akan menghasilkan sebuah permufakatan produktif dalam menjalankan roda organisasi yang sehat juga menggembirakan.
Beruntung pemegang palu sidang yang dipimpin Ignas Jani didampingi Frans Tola dan Hans Paoe, mampu merubah taktik dengan menskors sidang selama 10 menit. Dari jedah waktu inilah dimanfaatkan Tim Lobi yang dipercayakan forum kepada Kristo Blasin, Melce Rodriques, Maruli dan Stef untuk melakukan lobi (?) dengan tiga calon yang diusulkan perwakilan arisan.












