Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

CAR FREE NIGHT: Langkah Cerdas PEMKOT Kupang Mewujudkan KEAMANAN KOTA dan Menggerakkan EKONOMI Bagi UMKM

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo melaunching CFN di Jl. Frans Seda depan Taman Nostagia, Sabtu (13/12). Doc. CNC/Prokopim setdakotakpg

Citra News.Com, KUPANG — MALAM di jantung Kota Kupang kini tak lagi sekadar sunyi yang dilalui kendaraan. Di bawah cahaya lampu jalan dan semangat kebersamaan, ruang kota berubah menjadi milik warga.

Pada Sabtu (13/12) malam, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang resmi meluncurkan Car Free Night (CFN) melalui gelaran Independence Night Run bertema “Run The Night, Free The Spirit” di ruas Jalan Frans Seda, tepat di depan Taman Nostalgia.

Baca Juga :  BERJALAN Dalam KEBERSAMAAN Bank NTT Terus BERTUMBUH

Ratusan pelari dari berbagai komunitas memadati lokasi. Suara langkah kaki beradu dengan sorak semangat, menandai dimulainya babak baru pemanfaatan ruang publik malam hari yang sehat, aman, dan produktif.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara langsung membuka kegiatan dan melepas peserta lari malam 5K. Namun lebih dari sekadar seremoni, CFN menjadi simbol perubahan wajah kota—bahwa Kupang adalah kota yang hidup, bergerak, dan tumbuh bersama warganya.

Baca Juga :  LAHAN Jadi Kendala PSN Bendungan Lambo dan Kolhua

“Mulai malam ini dan seterusnya, setiap hari Sabtu, ruas jalan ini kita tutup untuk kendaraan. Anak-anak bisa bermain sepatu roda, orang tua bisa olahraga, masyarakat bisa jalan sehat, lalu belanja di UMKM Saboak. Inilah kota yang ingin kita bangun,” tegas Christian.

Baca Juga :  PKS Bank NTT–PT AP Bali, Pembiayaan PMI Masuki BABAK BARU yang Lebih AMAN dan TERENCANA

Baginya, membangun kota bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan tentang ruang publik yang memberi kehidupan. Ruang bagi anak muda berkreasi, warga berolahraga, dan pelaku UMKM menjemput rezeki.

Peluncuran Car Free Night ini merupakan hasil kolaborasi lintas perangkat daerah—mulai dari Dinas Pariwisata, Dispora, Satpol PP, DPMPTSP, DLHK, Dinas Perhubungan—serta dukungan pengamanan dari Polresta Kupang Kota.