Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Sosbud  

Dari Kampus UNWIRA Kupang Lahir PENGGERAK PERUBAHAN

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Satu dekade perjalanan PISMA juga menjadi tanda bahwa semangat berkarya mahasiswa UNWIRA terus bertumbuh. Dari tahun ke tahun, kegiatan ini bukan hanya menjadi agenda seremonial kampus, melainkan ruang bertemunya gagasan, keberanian, dan solidaritas.

Serena mengingatkan mahasiswa agar mampu mengubah potensi lokal menjadi kekuatan global melalui inovasi dan kreativitas. Generasi muda juga diharapkan tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi tampil sebagai pelaku utama yang menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Jadilah pencipta perubahan, bukan sekadar penumpang perubahan. Kota Kupang dan NTT membutuhkan anak-anak muda yang kreatif, inovatif, serta mampu menghadirkan solusi, nyata bukan hanya mengkritik keadaan”, pesannya di hadapan ratusan mahasiswa.

Baca Juga :  KUPANG Smart City Untuk PEREMPUAN Penyintas KEKERASAN Songsong Masa DEPAN Penuh HARAPAN

Kalimat itu disambut tepuk tangan panjang. Sebab di tengah tantangan zaman, anak muda memang sedang mencari ruang untuk didengar, dipercaya, dan diberi kesempatan membuktikan diri.

Baca Juga :  Per MARIAM Ad JESUM, Ziarah IMAN Umat Katolik Berdevosi Kepada BUNDA MARIA

Bagi Serena, Kota Kupang dan NTT membutuhkan generasi yang tidak hanya pandai mengkritik keadaan, tetapi mampu menghadirkan solusi nyata lewat kreativitas dan inovasi.

Wakil Wali Kota Kupang ini juga mengapresiasi berbagai lomba yang digelar dalam PISMA X, mulai dari debat ilmiah, inovasi digital, business plan, hingga seni dan budaya.

Baca Juga :  STAR di KOTA Kupang TOUR DE EnTeTe Lewati TIGA Pulau Besar

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan intelektual sekaligus kreativitas.

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Universitas Widya Mandira Kupang. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Universitas Widya Mandira Kupang.