Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Setelah MEMBEDAH Isi Perut BANK NTT, RUPS Hasilkan Sejumlah KESEPAKATAN Strategis

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Pada bagian RUPS Tahunan, lanjut dia, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban direksi dan komisaris Bank NTT. Selain itu terhadap pembagian dividen diputuskan tetap sama seperti tahun sebelumnya.

RUPS juga menekankan pentingnya peran Bank NTT dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di NTT.

“Direksi dan komisaris harus mendukung program prioritas pemerintah daerah. Minimal ada satu program strategis di tiap kabupaten/kota yang didukung Bank NTT,” tegasnya.

Baca Juga :  Pengelolaan Kawasan KONSERVASI Berdampak GANDA Bagi MASYARAKAT

Sementara dalam RUPS Luar Biasa, para pemegang saham menyepakati penyesuaian struktur organisasi sesuai rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dimana jumlah direksi yang sebelumnya direncanakan tujuh orang dikembalikan menjadi lima direksi, sedangkan komisaris menjadi tiga orang.

Baca Juga :  KABAR KABUR Usai RUPS Pj. Gubernur NTT Ayodhia Punya Skenario?

Salah satu keputusan penting lainnya adalah penetapan pejabat Direktur Kepatuhan Bank NTT. Posisi tersebut kini dipercayakan kepada figur dari Bank Jatim yakni ibu Revi Adiana yang telah dinyatakan lolos uji OJK.

Gubernur Melky Laka Lena menjelaskan sosok ibu Revi memiliki pengalaman sekitar 30 tahun di dunia perbankan dan berasal dari Bank Jatim. Beliau rencananya akan dilantik pada Selasa pukul 14.30 Wita.

Baca Juga :  RISET Masuk ke Ruang KEBIJAKAN : Upaya Gubernur MELKY Menata PEMBANGUNAN Berbasis DATA

Selain itu, pemegang saham juga menyepakati pengusulan Rita Wuisan sebagai calon Komisaris Independen untuk melengkapi struktur kepengurusan Bank NTT.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan RUPS TB 2025 dan RUPS LB 2025. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab RUPS TB 2025 dan RUPS LB 2025.