Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini

Gubernur MELKY Sodorkan TIGA HAL yang Menyelamatkan NAFAS FISKAL Daerah

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Gubernur Melky mencontohkan pengembangan wisata hiu paus dan konservasi laut yang bisa berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.

Di tengah arahannya, Gubernur Melky turut menyinggung masalah lain yang selama ini diam-diam membebani ekonomi NTT yakni defisit perdagangan daerah.

Nilai barang yang masuk ke NTT, menurutnya, masih jauh lebih besar dibanding barang yang diproduksi dan dijual keluar daerah. Pemerintah daerah diminta mulai memperkuat produksi lokal dan mengonsolidasikan pengadaan barang melalui BUMD agar keuntungan ekonomi tidak terus mengalir keluar.

Baca Juga :  Manfaatkan LAHAN Tidur GEORGE Hadjoh Ajak ASN Tanam KELOR

“Kalau keuntungan ekonomi kembali ke daerah, maka itu bisa dipakai lagi untuk masyarakat,” ujarnya.

Dihadang Problema

Sementara itu, Kepala UPTD Samsat Alor Cornelis Adoe mengakui ada problema atau tantangan pelayanan di wilayah kepulauan tidak ringan. Dengan hanya 14 pegawai, Samsat Alor harus melayani wilayah luas hingga Pulau Pantar dan sejumlah pulau lainnya.

Baca Juga :  NOSTALGIA Politik Partai BERKARYA dan PDI Perjuangan

“Keterbatasan jaringan internet juga membuat digitalisasi pembayaran pajak belum berjalan optimal. Banyak warga masih harus datang langsung ke kantor Samsat dengan biaya perjalanan yang kadang lebih besar dibanding nilai pajak yang dibayar”, kata Adoe.

Meski begitu, Samsat Alor tetap mencoba berbenah. Bersama Jasa Raharja, mereka tengah mengembangkan aplikasi pelayanan digital yang nantinya direncanakan diterapkan lebih luas di seluruh NTT.

Baca Juga :  RUBA DEO Potret Inovasi Tiada Henti Kain Tenun Ikat NTT

Bagi Alor dan banyak daerah lain di NTT, pesan Gubernur Melky pagi itu terasa jelas. Bahwa ketika ruang fiskal makin sempit, daerah tidak punya banyak pilihan selain memperkuat kolaborasi dan mulai serius menjaga setiap potensi pendapatan yang selama ini bocor diam-diam.  +++ marthen/*

Sumber: Siaran Pers
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Biaya Pajak Kendaraan Bermotor. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Biaya Pajak Kendaraan Bermotor.