Iklan Baris :
Ingin Pasang Iklan, Klik disini - Ingin Koreksi, Klik Teks ini
Polkam  

BAPENDA Kota Kupang BARONDA Menjangkau SEMUA Item PAJAK DAERAH

Reporter: Marthen RadjaEditor: Redaksi
CitraNews

Nuansa Kolaborasi

Diketahui, Kecamatan Kota Raja adalah wilayah pusat kota. Dimana hampir setiap area betebaran iklan/reklame. Maka dari sisi pendapatan, tegas Eman, target penerimaan pajak reklame sekitar Rp 4 miliar lebih itu bisa dicapai. Asal saja pihak Bappenda dengan semangat “Baronda” terus melakukan pendekatan pelayanan yang persuasif ke tengah masyarakat.

Target penerimaan pajak reklame tahun 2026, sebut dia, sekitar Rp4,6 miliar. “Memang besar targetnya tapi tidak apa-apa. Ada teman-teman di bagian PAD mereka yang lebih intens mengurusi datanya. Sementara untuk mekanisme kerjanya kita kolaborasi. Jadi bukan saja karena hajatan bidang PAD lalu mereka yang intens di lapangan, tapi semua staf dari bidang lainnya juga turut kerja bersama genjot penerimaan. Nuansa kolaborasi yang kami ke depankan”.

Baca Juga :  Lima CAPIM KPK Singgahi Meja Presiden JOKOWI

Bagi Eman, pihak Bapenda selalu mengedepankan kerja tim untuk saling melengkapi kekurangan yang ada. Meski dirinya “orang baru” di intansi itu tapi ada semangat kerja bersama dalam nuansa kolaboratif itulah yang dimiliki Bapenda dalam mengoptimalisasi pajak daerah.

Lebih jauh dia menjelaskan, dalam spirit “Bapenda Baronda” ini semua staf turun lapangan membawa item kerjanya masing-masing. Jadi selama tiga hari berada di satu wilayah kecamatan, semua staf Bapenda bergerak menyebar. Pada sore hari sebelum bubar jam kantor, dilakukan apel bersama.

Baca Juga :  Adanya REFORMA Agraria Kurangi KETIMPANGAN Penguasaan TANAH

Dikatakannya, apa yang dilakukan Bapenda Baronda ini sebagai wujud dari semangat melayani. Bahwa Pemerintahan yang Melayani (to govern is to serve) maka kami dari Bapenda Kota Kupang lakukan ini sebagai bagian dari pemenuhan tuntutan program kerja secara bertanggung jawab.

“Semua bidang di Bapenda baik PBB, PPHTB, Pajak Daerah, Pengawasan, ditambah Sekretariat. Kalau kegiatan Pekan Panutan Pajak seperti ini maka semua kami turun ke lapangan”, tuturnya.

Secara organisasi di Bapenda, jelas Eman, ada 6 (enam) UPTD dan tersebar masing-masing di enam kecamatan. Saat kegiatan seperti ini maka sebagai leading sektornya adalah kepala UPTD  di wilayah kecamatan sasaran. Kepala UPTD yang koordinir mengatur jalannya kegiatan. Sedangkan teknisnya kami semua turun ke lapangan mendukung (supporting).

Baca Juga :  PUNGUTAN Biaya dari Siswa PPDB Harus PROPORSIONAL

“Soal target penerimaan pajak daerah hingga triwulan dua 2026 baru mencapai 43 persen. Ini angka total dari semua item pajak daerah”, tegas Eman.

Ia juga mengakui ada pengalaman menarik saat petugas turun ke masyarakat, terutama di item PBB P2. Masyarakat wajib pajak kerapkali lupa lembaran SPPT yang disimpan. Sehingga membuat petugas tidak hanya sekali mengunjugi para wajib pajak. Makanya kami jadwalkan Pekan Panutan Pajak itu dilakukan selama tiga hari.

Sumber: Liputan langsung
Disclaimer: Artikel Ini Merupakan Kerja Sama CitraNews.Com Dengan Pekan Panutan Pajak 2026. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pekan Panutan Pajak 2026.