SUITBERTUS Amandus. Doc. citra-news.com
*) Opini : Marianus Gaharpung, SH, MS/Dosen Fakultas Hukum Universitas Surabaya
CIRI UTAMA seorang wirausaha adalah pantang menyerah. Berhasil atau gagal itu urusan lain. Tapi yang pasti ia akan maju terus meski harus menghadapi berbagai risiko.
Itulah ciri khas seorang SUITBERTUS AMANDUS yang saat ini tengah maju bertarung di Pilkada Kabupaten Sikka, Flores Nusa Tenggara Timur.
Sebelum memutuskan maju di kontestasi Pilkada Sikka 2024, Suitbertus Amandus ketika bertemu di Surabaya kami mendiskusikan banyak hal. Diantaranya menyangkut bagaimana menstimulus agar ekonomi, pendidikan kesehatan dan lapangan pekerjaan warga Nian Tana Sikka yang selalu saja menjadi sumber masalah itu dapat teratasi.
Iya, masalah peningkatan ekonomi dan kesejahteraan, pendidikan kesehatan, dan lapangan pekerjaan. Keempat hal ini selalu saja menjadi titik bidik persoalan yang selalu diperguncingkan publik ketika seorang figur calon pemimpin berikhtiar untuk maju bertarung di gelanggang politik Pemilu kepala daerah (Pilkada).
Pertanyaan yang mengemuka dan lazim di ranah publik adalah apa yang sudah, sedang, dan akan dia buat. Kisaran pertanyaan model ini biasanya figur kandidat mengurainya dalam visi misi. Dalam prakteknya nanti setelah jadi bupati defenitif, ini akan termuat dalam agenda program pembangunan. Yang tentunya harus berpihak pada kebutuhan riil masyarakat dan bukan pada kepentingan jabatan.
Dalam diskusi ini tergambar jelas jika pijakan Suitbertus Amandus lebih pada kebutuhan nyata masyarakat Nian Sikka. Keutamaannya menjawabi kebutuhan akan 4 (empat) hal tersebut di atas bagi kelompok masyarakat kelas menengah kebawah.
Karena bagi Amandus kebutuhan bagi kelompok wong cilik (masyarakat kecil) ini kurang terlayani secara baik. Sehingga perlu dioptimalkan dalam pelayananannya jadi prioritas utama. Masyarakat kecil dan yang tercecer atau “Riwung Sar” (dalam bahasa sikka) belum semuanya mendapatkan akses pelayanan secara memadai.
Untuk hal ini maka keputusan Amandus untuk maju bertarung di Pilkada Sikka hanya untuk menjawab jeritan masyarakat kecil untuk ke depan bisa menjangkau kehidupan yang lebih baik dari hari kemarin dan hari ini. Jika sudah berniat dan memutuskan maju bertarung maka Amandus akan pantang menyerah. Ia akan terus menjalaninya dengan berbagai risiko yang sudah barangtentu dalam kalkulasinya.













