Tampak Wali Kota Kupang CHRISTIAN Widodo dan Wakilnya SERENA Francis beserta jajaran Forkompinda lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di pasar Kota Kupang. Doc. CNC/Ist.
Tagline : “Kupang Kota Maju, Ekonomi Stabil, Warga Sejahtera”.
Citra News.Com, KUPANG – PEMERINTAH KOTA (Pemkot) Kupang saat ini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah bank daerah untuk mengoptimalkan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) sebagai bagian dari upaya menuju Kupang Modern (Smart City).
Menjelang akhir tahun 2025, Pemkot Kupang kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Karena biasanya jelang hari raya keagamaan (Natal dan Tahun Baru atau Idul Fitri), harga barang selalu meningkat. Sementara rendah daya beli masyarakat. Sehingga Pemkot Kupang melakukan Operasi Pasar Murah dalam rangka membantu masyarakat, terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.
Dalam kerangka menjaga stabilisasi harga demi kesejahteraan bersama, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengingatkan bahwa pengendalian inflasi dan transformasi digital merupakan dua sisi penting dari strategi pembangunan kota menuju era baru yang lebih tangguh dan modern.
Untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan barang kebutuhan pokok, Pemkot Kupang menempuh lima langkah konkret selama tahun 2025. Langkah-langkah ini dirancang agar kebijakan ekonomi daerah benar-benar berdampak langsung pada masyarakat kecil.
Pertama, Pasar Murah Bersubsidi digelar dalam 2 (dua) tahap yaitu pada bulan Maret dan Agustus 2025 dengan total dana Rp900 juta dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT), untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah menghadapi fluktuasi harga.

Kedua, Operasi Pasar dan Inspeksi Bersama ini menggandeng Forkopimda dan OPD teknis guna memastikan harga dan pasokan kebutuhan pokok tetap terkendali di pasar-pasar utama.
Ketiga, Gerakan Pangan Murah di berbagai titik Kota Kupang. Dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan dan peringatan HUT RI untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan.













